friend zone

friend zone

  • WpView
    GELESEN 1,237
  • WpVote
    Stimmen 70
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Fr., Apr. 24, 2020
Dalam zona pertemanan ini, kami terjebak Jika saja engkau percaya Sungguh aku tak ingin mengemis Tak sedikitpun kau mengerti Mengapa cinta begitu menyiksa? Hidupku serasa di neraka Mengapa aku terbangun? Aku tak dapat tidur Ini bukan lelucon Untuk apa kau tertawa Aku serius, kau tak percaya Aku sedang tidak bercanda Mengapa kau diam saja? Aku anggap kau kekasih Kau anggap aku sahabat Tak kuinginkan kemesraan Bila hanya kemesraan semu Semua manusia berpasang - pasangan Mengapa aku tidak? -Alvaro- ***************************** Friendzone itu --> Ketika kamu udah nyaman banget sama dia. Disaat semua menjadi lebih baik saat bersama dia, disitulah kamu disadarkan bahwa kamu terlalu nyaman dan terlalu asik berteman sama dia. Bisa karena terlalu lama mengambang tanpa ada kejelasan hubungan bisa jg karena sudah ada ketetapan dari hati yang lebih memilih tetep berteman walaupun udah sayang.Karena sayang itu memiliki beberapa kategori. Dan kamu stuck disitu ga bisa apa-apa selain menyerah sama keadaan. And then here for you :) -Airin- #siap2baca😄
Alle Rechte vorbehalten
#65
persahabtan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Just Friend, not more [COMPLETE!✔]
  • Verronica (COMPLETED)
  • There's Love In My Friendzone
  • No Longer Mate
  • Ar.
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • First Love ; kth ✔
  • WHO ?
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • • EUTANASIA •

Terjebak dalam Friendzone? Menyakitkan bukan? Saat dimana kita tidak bisa mengekspresikan perasaan, hanya karena takut dengan kata kehilangan. Alya dan Ken, adalah sahabat yang sudah berteman sejak kecil. Keduanya kerap disangka sepasang kekasih karena keduanya sering bersama disetiap momen atau keadaan. Namun siapa sangka, bahwa keduanya hanya seorang teman, yang saling merahasiakan perasaan. Memendam dalam diam, dan enggan untuk mengutarakan rasa. Lalu bagaimana? Keadaan hanya memberikan dua pilihan, melanjutkan atau berhenti mencintai. Lalu bisakah mereka lebih dari seorang teman? ~Just Friend, no more~ By: Azzahra Nabilla

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien