Sepuluh Juta Sweet Seventeen

Sepuluh Juta Sweet Seventeen

  • WpView
    Dibaca 1,032
  • WpVote
    Vote 83
  • WpPart
    Bab 41
WpMetadataReadLengkap Rab, Feb 14, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Apa jadinya jika harus mengadakan pesta sweet seventeen yang megah dengan tema Princess of The World tapi harus mengumpulkan uang sepuluh juta sebagai syarat? Itu yang harus dilakukan Momon gara-gara mulut besarnya di dalam kelas saat di ledek Patrice yang baru mengadakan pesta sweet seventeen. Padahal jelas-jelas Papi itu pelit mana mungkin mengizinkan, paling-paling disuruh pesta di restoran ayam kayak bocah-bocah. Untungnya Mami baik, tapi enggak baik-baik banget. Momon ditantang harus mengumpulkan uang sepuluh juta dari hasil keringat sendiri, padahal selama ini tahunya cuma minta uang, shopping-shopping flat shoes bareng Ita dan Jeni. Meski berat, mau tidak mau. Tidak perduli waktu dari Maret ke April yang sempit. Kalau tidak, foto Momon yang sudah diedit Patrice jadi meme nyebelin siap-siap diedarkan diseluruh sosmed dan menjadi ledekan seisi sekolah. Enggak mau kan? Tiap hari diledek Patrice saja sudah membuat kuping merah. Ini satu sekolah? Belum lagi malu kalau sampai dilihat Andi: cowok impian Momon. Mau ditaruh mana muka Momon? Masalahnya, gimana caranya dapat 10 juta? Mau kerja apaan? Jadi model runaway kayak Jeni yang sekali show bisa dapat satu juta? Momon pendek, belum lagi gendut. Designer mana yang mau pake? Gimana dong?! Gimana dapetin sepuluh juta?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#550
sosmed
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nadi Membenci Hati
  • Farel dan Refa
  • Ami Saputri Wijaya
  • Sugar momy (Tahap Revisi)
  • Fire. Lookism x Male Reader.
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Trust Me
  • My SWEET BODYGUARD
  • hacker players✔

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan