Elit Berdasi

Elit Berdasi

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
"Sesekali kuusap peluh yang mengiringi langkahku. Kulihat seorang pemulung dengan seonggok sampah tersenyum lebar mengais rezeki. Di kanan jalan nampak seorang anak kecil menggenggam sebuah kaleng dan berdiri tegak menanti lampu merah"
All Rights Reserved
#2
kaum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 10 Bujang Vs Bocil // ~•Bungul Gank•~
  • Starlight~
  • Ramadhan & Berdikari ✓
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • KOSAN SOMPLAK
  • ALRIN
  • Magic Six Season 1 & Season 2
  • GOOD STORY LOVE
  • SPOILEDBOY

Tugas numpuk, cinta kandas, beban pekerjaan yang berlebih, kira kira itulah permasalahan yang dialami para pemuda yang tinggal di bawah atap yang sama. Disaat terpuruk seperti ini, mereka malah didatangi bocah botak yang entah datang dari mana, yang menempel pada mereka bak perangko. "Heh bocah, cukup jangan ngintilin gw terus" "Apa kita bawa ke panti asuhan aja ya?" "Jangan lempar tanggung jawab gini dong mas, segala bilang gak kenal sama anak ini. muka kalian mirip banget" "Ibu buta ya?, mirip dari mana? " "Stres banget gw bro, dahlah bawa aja nih bocah" "Daritadi diajak ngobrol kaga nyaut nih bocah, jangan jangan gabisa ngomong. apa karena masih kecil ya?, eh, tapi cucu bapa kos seumuran nih bocah udah bisa nyerocos dah" "TUGAS ANJING, KAGA KELAR KELAR"

More details
WpActionLinkContent Guidelines