Kasih yang Hilang

Kasih yang Hilang

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 14, 2018
WpInfo
No ficción
PROLOG Senyum manismu mengembang saat terjaga dari lelapmu. Tatapmu mengusik haruku. Begitu bercahaya mata itu saat menatapku dalam ke mataku, binar bahagia terlukis jelas di bening bola matanya meski wajahnya pucat dan kuyu '' Ya Allah, begitu polosnya dia, seharusnya di saat seperti ini dia bersama ibunya tapi dia tak mendapatkan itu, dia begitu merindukan kasih sayang seorang ibu..'' Aku menatap matanya dalam-dalam seperti menemukan rengekan manja dalam matanya. Dia bukan tak punya seorang ibu hanya tak punya kepedulian seorang ibu '' Sabar ya sayang, ibu akan menemanimu..'' aku mengelus lembut kepalanya dan dia mencium punggung tanganku. Berdesir rasaku. Bahagianya aku melihat senyum tipisnya. Setidaknya dia tak merasa sendiri, aku masih bisa memenuhi dahaganya akan kasih sayang seorang ibu. Kupeluk tubuh kurusnya penuh segenap cinta. Semoga kau sabar, sayangku.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pada Senja, Kita Bertemu di Batavia.
  • DIA YANG KU SIMPAN DALAM DOA
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • You Are The Reason
  •  Sacrifice Of Love ( KakaSaku)
  •  H I N A T A
  • L.O.V.E
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Heart Attack

PROLOG Cinta? Sebuah kata yang berulang kali terdengar, tetapi tak pernah benar-benar ia mengerti. Bagi Halira, hidup bukanlah dongeng dengan akhir bahagia, melainkan jalan panjang yang dipenuhi kesenjangan dan luka yang diwariskan sejak lahir. Ia tumbuh di antara batas-batas yang tak bisa ia pilih, dalam keluarga yang lebih mengenal garis darah daripada kasih sayang. Dan Sabiru, sahabat yang selama ini ia yakini sebagai tempatnya pulang, perlahan menjauh. Ia tak pernah menghakimi, tetapi diam-diam merasakan batas yang semakin nyata-sebuah jurang tak kasatmata yang perlahan menelannya menjadi bayangan, menjadi asing di dunia yang seharusnya memeluknya. Lalu, pada suatu senja yang membawa angin laut dengan aroma asin yang tajam, Halira menemukan sosok itu. Leyden van Reinjes. Seorang lelaki yang tampak seperti pahatan dewa, dengan sorot mata biru sedingin lautan yang menyimpan rahasia di kedalamannya. Seorang letnan jenderal yang lahir dan dibesarkan dalam kemewahan yang mengajarkan bahwa kesempurnaan adalah harga diri, bahwa luka adalah aib, dan bahwa cinta hanyalah mitos murahan bagi mereka yang lemah. Di antara mereka, sehelai selendang melayang, terbawa angin sebelum menyentuh wajah Leyden dan akhirnya terseret ombak, menghilang tanpa jejak. Halira menatapnya dengan kesal. Leyden hanya diam, membalas tatapannya. Tak ada yang menyangka bahwa pertemuan itu akan menjadi awal dari kisah yang lebih dari sekadar luka, lebih dari sekadar cinta yang dilarang. Karena setelah hari itu, senja tak pernah lagi sama.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido