Story cover for please be MINE by puriokta29
please be MINE
  • WpView
    Reads 139,432
  • WpVote
    Votes 5,205
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 139,432
  • WpVote
    Votes 5,205
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Feb 15, 2018
"Aku memang tidak mencintaimu kemarin atau saat ini, tapi aku akan terus mencintaimu mulai detik ini, esok dan seterusnya." Troi berkata dengan menatap mataku. 
"Aaaa-aku..." belum sempat aku melanjutkan kata-kata ku dia sudah menarik ku ke dalam ciuman nya.
All Rights Reserved
Sign up to add please be MINE to your library and receive updates
or
#262pregnant
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Someday cover
Playing Her Heart (Repost) cover
THE DARKEST SCANDAL (THE DARKEST #3) cover
Girl In White Lingerie (COMPLETED) cover
Obsession cover
Baron & Tuan Putri | ... cover
Shadow Memory (LENGKAP) cover
Om CEO [Selesai] cover
second love ( Perthsaint ) END  cover
Tetanggaku ✔️ cover

Someday

55 parts Complete

[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***