Memories of 31 december

Memories of 31 december

  • WpView
    LECTURAS 846
  • WpVote
    Votos 154
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadConcluida mié, may 9, 2018
"Kamu..?? Benarkah ini kamu?' "Iya benar ini aku, Andre, aku masih hidup." "Ini tidak mungkin, Andre telah lama pergi dan gak akan hidup lagi, ngaco kamu." Gadis itupun pergi. Dia bernama Diandra, seorang gadis sederhana yang memiliki berjuta impian dan selalu berhayal memiliki kekasih yang sempurna layaknya crita - crita di negri dongeng, namun di dunia ini tidak ada yang mustahil jika Tuhan telah berkehendak, Diandra juga memiliki seorang sahabat, dia bernama Rama, meskipun Rama dan Diandra selalu berantem seperti tom and Jerry tetapi Rama begitu perduli dan perhatian kepada Diandra. Suatu hari Tuhan menghadirkan sosok Andre dalam kehidupan Diandra dan membuat hidup Diandra terasa lebih sempurna, Tetapi di balik semua kebahagiaan itu, ada seseorang yang tak ingin melihatnya, dia adalah Sasya sahabatnya Diandra sendiri. Entah apa yang ada difikirannya sehingga selalu merusak kebahagiaan sahabatnya sendiri.
Todos los derechos reservados
#159
death
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Love Story In Friendship [End]
  • DIARY DAN DARA (√)
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • REANA [SELESAI]
  • AKSA
  • Cinta Alazka di Paskibra
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • The Cool & Possesive Kakel

Diandra Putri, wanita dingin dengan pahatan sempurna di wajahnya. Dia tidak akan segan untuk melayangkan tinjuan pada siapa saja yang mengganggu ketenangannya. Banyak yang menyatakan cinta pada Diandra, tapi selalu berujung dengan penolakan disertai kalimat kejam dari bibir mungil wanita itu. Hingga satu makhluk menyebalkan datang dan selalu mengusik ketentramannya. Alexandro Wijaya, si biang kerok yang punya sejuta cara untuk meluluhkan hati wanita. Wajah tampannya tak jarang membuat kaum hawa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Alex menerimanya, untuk sekedar bermain-main. Sampai ia bertemu wanita kasar yang sifatnya begitu dingin. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia setuju bahwa ada wanita cantik di muka bumi ini. "Apaan?! Lo masih mau nyelakain gue?!" sungut Alex sambil terus mengipas matanya dengan tangannya yang besar. "Kenapa lo selalu ganggu gue?" Nada bicara Diandra begitu rendah dan dingin. Bagaimana perjuangan Si Biang Kerok mengejar cintanya, Putri Es? Highest rank: #3 in 'puisi' at 201018 #1 in 'teenfiction' at 281218 #3 in 'cinta' at 281218 #4 in 'love' at 281218 #1 in 'percintaan' at 281218 *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido