ARTHUR

ARTHUR

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 3, 2018
Cerita ini berkisah tentang peperangan antara umat manusia dengan bangsa alien yang datang menginvasi bumi. Umat manusia terus berusaha memerangi bangsa alien yang datang, hingga akhirnya dua bulan setelah perang itu berlangsung, senjata itu akhirnya telah berhasil dibuat. Negara-negara di dunia menciptakan sebuah pedang besar dan zirah yang sangat kuat. Pedang dan zirah tersebut diharapkan mampu untuk melindungi mereka dari bangsa alien yang berkuasa sekaligus membuat mereka angkat kaki dari bumi. Cerita ini juga berkisah tentang seorang anak remaja bersama teman-temannya yang dipilih menjadi pengguna prime. Orang yang diberikan tanggung jawab untuk melindungi bumi dari bangsa alien. Orang yang akan memerangi bangsa alien menggunakan senjata yang disebut Prime. Apa yang akan terjadi? Apakah mereka bisa mengalahkan bangsa alien? Apakah bumi akan sepenuhnya dikuasai oleh bangsa alien? Apakah umat manusia akan musnah? Apakah mereka akan berhasil?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Pregnant With My Childhood Friend
  • Miya's The Rebellion (Ongoing)
  • [END] He's Out Of The Script
  • [END] Perfect Present From the Past
  • BETWEEN
  • Just Imagine
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.

Ji Yan dan Yang Lin sama-sama berasal dari keluarga kaya terkenal di kota Y. Keduanya merupakan teman masa kecil sejak mereka lahir. Siapa sangka ketika mereka dewasa dan menjadi pemuda yang tampan dan tinggi, mereka akan bertengkar setiap hari, memperebutkan pacar yang sama. Hingga suatu hari, Tuan Muda Ji mendapat anggur yang salah dan pergi ke kamar bersama orang lain. Yang Lin adalah pemuda yang membantu panas Ji Yan. Keduanya keluar dari kamar dengan wajah datar, "lupakan saja. Ini tidak seperti kita tidak pernah tidur bersama." Kemudian Ji Yan merasa fisiknya berubah, selalu mual dan muntah, bahkan pingsan. Ketika di periksa, ternyata dia membawa roti kukus kecil di perutnya. Ji Yan, "lupakan saja. Ini tidak seperti aku membutuhkan seseorang untuk bertanggung jawab." Tuan Muda Yang, "............." Kekasihnya bermulut pedas, ba! __ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines