Hope You

Hope You

  • WpView
    Reads 1,462
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 17, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Saat SMP, aku bertemu seorang laki-laki bertubuh jangkung. Aku suka dia. Kalimat yang sudah cukup lengkap dan berarti. Dia adalah Farel, Farelino Wiratama. Aku hanya bisa mengaguminya dalam diam, karena ternyata Farel adalah pacar dari Angel, sang ketua OSIS. Aku pelan-pelan menjauh dengan caraku. Namun Farel mendekatiku saat mereka telah putus, tapi kabarnya Farel mempunyai pacar lagi. Aku pun mulai menjauhinya lagi. Saat aku kembali dari AS, 2 hari kemudian Farel menyatakan cinta kepadaku. Aku pun menerimanya. Tapi setelah acara perpisahan aku sudah tidak pernah bertemu dengannya. Bisa dibilang kita lost contact. Sudah kucari kesana-kesini tapi tak kunjung bertemu. "Farel, aku Rindu." -Ferlina dst- *** Apakah mereka akan di pertemukan kembali dengan perasaan yang masih sama walau telah lost contact? Apakah cinta mereka akan pudar mengikuti waktu yang terus berjalan? Apakah mereka tetap bertahan dengan hubungan yang mereka jalani sekarang? Atau mereka akan melupakannya dan mengakhiri hubungan itu secara sepihak? Edisi Revisi tahun depan:') dan mulai up lagi setelah lulus un ya:)
All Rights Reserved
#128
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • FALLING IN LOVE
  • ASSYA (TERBIT)
  • Farel Dan Bella
  • VARELZA (END)✔️
  • My Fireflies!
  • Farel dan Refa
  • Pensil Pendek
  • BLUE CARDIGAN vs JEANS JACKET

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines