Love In 15 Days

Love In 15 Days

  • WpView
    Reads 382
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 3, 2018
"Gue kira kemaren lo bercanda, tapi kan lo sama dia udah lama nic, gak ada niatan buat memperbaiki hubungan lo sama dia?" "Ya mau gimana lagi sil , gua mau balik ke dia juga percuma emang ada alasan buat balik sama dia?" 'Hm mendingan gue gak bahas ini lagi deh kasian nico kayaknya dia kecewa banget sama astrid" batin gue "Ya udah lo yang sabar ya nic , gue yakin kok kalo lo bisa cari cewek yang lebih baik dari astrid, disini cewek cantik dan yang lebih baik dari astrid kan banyak nic jadi lo gak perlu khawatir " hibur gue Sesampainya di kantin.. sepertinya nico sudah memesan tempat dan menu makanan buat kita makan terbukti saat kita sampai nico langsung menuju meja yang sudah lengkap dengan menu makanannya Kalo menurut gue nico tuh orangnya sweet dan romantis banget , sangat disayangkan tahu kalo cowok langka kayak nico di sia sia in, kalo gue jadi astrid gue bakal pertahanin dan selalu setia sama nico , tapi sayang ya astrid gak kayak gitu segitu nico baiknya, perhatian, sweet, romantis, setia pula "Iya gue juga tahu sil, dan salah satu contohnya ya elo "ucap nico "apa an si nic gue tuh serius" "Gue lebih dari serius" "Kenapa harus gue Cewek kek gue tuh banyak nic tinggal lo nya aja yang harus buka hati buat yang baru, " saran gue "Kalo gue maunya lo gimana ? Lo trima gak ?" Lah si nico kok ngomongnya jadi kaya gini, huh sila tarik napas buang tarik napas buang duhhh jangan baperan ya lord , ini kenapa si, nico ngomongnya kek gitu, saat ini dia gak lagi bercanda kelihatan dari mukanya, dan tadi apa ? Dia maunya gue dan gue nerima gak? Itu kata lain dari dia buat nyatain perasaanya dalam arti lain dia nembak gue ? Atau gimana si? Ingat sila GAK BOLEH BAPER DULU Mending gue alihin pembicaraan aja "Udah dong nic katanya laper, langsung makan aja yuk " Ada yang pengen tahu ceritanya gimana? Happy reading para reader
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Longer Mate
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • KIARA [END]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • PESAN TERAKHIR [END]
  • Arsyilazka
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • We Are One

[End]"Adya, ambilin handuk dong!" "Kok nyuruh mulu sih, emang gue babu lo?!" "Lha, emang bener kan?" ●○●○●○●○ Kala itu, Alino sedang senang-senangnya hidup songong, Alino bahkan berkata seperti ini pada Adya, "Pokoknya kebutuhan Gue harus Lo yang siapin, karena Lo pembantu Gue." Meskipun kesal, Adya tetap tersenyum menanggapinya. Dan ada saat dimana Alino cemburu, ketika Adya lebih senang memperhatikan gebetannya daripada Alino sendiri, karena alasan itulah Alino akan lebih manja lagi. Tapi ada hari dimana Adya menyesal mengenal Alino, karena laki-laki itu menciptakan kisah yang tak Adya suka. ## "Untuk kali ini aja gue mau egois dalam hidup gue, tolong jangan pernah pergi ninggalin gue, Ra." -A "Gue lebih suka cerita cinta yang berakhir bahagia, karena meskipun kedua tokoh itu mengalami masalah, pada akhirnya mereka tetap hidup bersama." -A "Gue gak bisa untuk sekadar nangisin Lo, Lo terlalu jahat untuk Gue tangisin." -E ## Follow instagram »-> @ptr._.heree Copyright©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines