The Rainbow In My Life

The Rainbow In My Life

  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 25, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hi, aku adelinta gadis cerdas yg baru saja mengenakan seragam putih abu-abu. Aku bukan gadis populer bukan pula gadis pendiam ataupun kutu buku. aku hanya gadis biasa yg memiliki sedikit teman. soal tampang aku tidak cantik, hmmm... dan tidak pula dikatakan jelek. Itu terbukti dengan si Raka yg nyebelin tapi diam-diam nyimpan perasaan. Aku juga punya Kiran, sahabat karibku, yg di pikir orang lain kalau kita pacaran. ada juga Kak Desta yg tanpa sengaja aku ikut terlibat dalam hidupnya, ada pula kak Bayu yang peduli dan selalu memperhatikanku, serta Adrian yg membuatku rela-rela menonton pertandingan basket padahal aku paling tidak suka sama basket. Di samping itu, keluargaku hanya keluarga sederhana dengan mimpi besar. Ibuku hanya ibu rumah tangga, bapakku seorang guru di sekolahku. kata murid-murid lain bapakku jahat, tapi aku sendiri tidak pernah tahu itu. Sedang kaka lelakiku adalah seorang kakak penyayang dengan mimpi besar, hingga membuatku bingung dengan jalan yg diambilnya untuk menggampai mimpi. mereka mampu mengahadirkan pelangi dalam hidupku, ada tawa dan tangis, ada bahagia dan kesedihan, ada lucu dan miris, serta ada kekecewaan dan cinta.
All Rights Reserved
#486
kesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Menyerah atau Bertahan?
  • dimana janji tersebut
  • SHADOW ( Selesai)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • MFS ✓
  • ALRIN
  • Can't Break (END) KTH✔
  • Pretty Careless
  • PELANGI

"siapapun tante, adik ayah, adik bunda, tetangga atau simpanan ayah, aku anggap tante cuma benalu tau" ucapku memberi penekanan pada kata simpanan. Wajah Tante Dista terlihat terkejut. "heiii.."ia membentakku "ga pernah di didik ya sama bunda mu, ternyata bundamu itu ga becus jadi seorang ibu ya pantas saja ayahmu tergila gila pada ku" "kamu ga usah senang dulu, suatu saat nanti aku yang akan mengusirmu dengan tanganku sendiri" sambungnya Aku menyeringai "barusan kau buat pengakuan kan" tanyaku menatapnya jijik. Tante Dista terlihat kikuk. "hahaa..... Jadi kau memang simpanan ayah. Dan masih sanggup tinggal dirumah kami. Ga tahu malu"ucapku dengan penekanan di kata simpanan dan malu. "kauuu-"ucapnya tertahan ketika bunda mulai mendekati kami. Aku mendekat ke arah tante Dista tetap mempertahankan senyum palsuku. Menginjak kakinya dengan keras, dan pura pura mencium pipinya dengan mesra. Dia menjerit tertahan dan aku senang. Tanganku yang bebas menarik rambutnya yang terjuntai panjang. Dia meringis dan mencengkram tanganku kuat kuat. Bunda tak pernah tau itu. Bunda hanya tersenyum dan menganggap semuanya akan baik baik saja. Padahal aku dan tante Dista sedang menyiapkan strategi perang kami masing masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines