Don't Leave!

Don't Leave!

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Harusnya cinta yang terjalin selama ini, tidak pernah berhenti seperti ini. Tanpa ada awan mendekat maupun matahari memancarkan cahayanya. Tapi kenapa kamu pergi tanpa alasan? Tanpa ada hujan dan terik matahari? Apa ini yang disebut bukan saatnya? Pergi tanpa sapa, Tanpa senyuman tanpa tangisan. Kamu mengatakan pergi, tapi kamu tidak melakukan apapun? Kita sudah lama bersama, Tapi kamu mengatakan untuk pergi hanya beberapa menit bahkan beberapa detik. Ini kah yang disebut belum saatnya? Aku akan mencoba Ikhlas. --------------------------------------------------------- Teruntuk kamu, Hanya kamu yang ada di hatiku, Entah itu karena aku memang untukmu, atau aku memang ditakdirkan untuk melihatmu pergi. Entah sejak kapan aku ditakdirkan melihatmu dari jauh, bukan lagi bersama menggenggam tanganku. Entah sejak kapan aku ditakdirkan melihat hujan sambil menangis, Bukan lagi tertawa sambil bermain air. Dan entah semenjak kapan aku ditakdirkan sendiri, bukan lagi bersamamu dan disisimu lagi. Kini, Kau bukan lagi matahariku, kau bukan lagi Cahayaku, dan bukan lagi Milikku. Oh, Gaffario Alviano. ----------------------------------------------------------
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Jarak Dan Waktu
  • My Diary
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Full Of Scratches
  • Sekali Lagi (End)
  • [END] Blind Rainbow
  • SalFlo
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cerita Tentang Kita

"Aku harap kamu merasakan..." Aku harap kamu merasakan bahwa rasa itu masih ada hingga saat ini, saat kita sudah berubah menjadi orang asing yang tak saling mengenal. Aku harap kamu bisa merasakan bahwa keterpaksaan kita untuk tidak bersama terlalu menyakitkan. Aku harap kepergianmu saat itu adalah alasan untuk kembali menjadi sosok sempurna yang bisa menyempurnakan. Dulu mencintaimu bukan keinginanku, mengenalmu adalah bagian dari perjalananku. Aku harap kamu kembali, bertanggung jawab untuk melanjutkan tiap lembar cerita dalam hidup. Jangan menggantungkan cerita yang sudah ditulis untuk diabadikan, karena setiap kenangan kita adalah bagian dari kisah yang seharusnya tidak pernah berakhir. **Kembalilah... dan lengkapi cerita ini, jangan biarkan kita tetap terpisah di antara halaman-halaman kosong yang menunggu untuk diisi."** ♡ - Nadhira #CintaYangTakPernahPadam #PertemuanKembali #KisahYangBelumSelesai #KenanganYangMenunggu #CeritaHati

More details
WpActionLinkContent Guidelines