Hannah, seorang mahasiswa yang hidup secara islami, menentang pacaran, pakaian ketat, serta membatasi diri dalam pergaulan. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Ariya, seseorang yang membuatnya jatuh cinta pertama kali, hingga ia mengabaikan hampir semua prinsip hidup yang telah lama dipegangnya.
Mengatasnamakan kepentingan hati, serta modernisasi hidup, ia pun memutuskan untuk menerima ajakan Ariya untuk menjalani sebuah hubungan, yang mereka sebut 'pacaran'. Namun sayangnya, perjuangan mempertahankan dan membawa hubungan itu ke jenjang yang lebih tinggi, tak semulus saat mereka memulai hubungan itu. Terlebih saat ia tahu, Ariya yang ternyata berbeda keyakinan dengan dirinya, membuat jalan itu terasa semakin terjal. Namun bukan Hannah, jika ia menyerah begitu saja atas hubungan yang sudah tujuh tahun ia jalani itu.
Berhasilkah Hannah memperjuangkan cintanya?
Berhasilkah Hannah membawa Ariya menuju jannahnya?
Update setiap minggu sore.
Tulungagung, 2 Maret 2018.
Selamat membaca.....
Perjalanan hidup yang menuntunku untuk mencintai takdir yang memilihku.
__________
Marva Adelina, seorang penyanyi papan atas yang karirnya meredup karena sebuah skandal. Hidup Marva terombang-ambing ketika dunia yang awalnya mencintainya, berbalik membencinya.
Pada saat yang sama, dia divonis mengidap penyakit kista. Salah satu cara untuk menyembuhkannya adalah dengan hamil dan melahirkan.
Ketika Marva merasa bahwa dia tak punya banyak pilihan untuk bertahan hidup, sebuah tawaran mengejutkan datang dari seorang wanita paruh baya yang meminta Marva untuk menikah dengan Gus Althaf, putra dari pemilik Pondok Pesantren Daar An-Nur.
Dengan segala alasan untuk menyembuhkan penyakitnya, Marva menyetujui pernikahan itu. Namun, ternyata Gus Althaf masih memiliki hubungan masa lalu yang belum bisa dia lepaskan. Pada saat itu, seseorang dari masa lalu Marva juga kembali ke kehidupannya.
Dapatkah Marva dan Gus Althaf bertahan dalam pernikahan mereka? Atau justru keduanya memilih kembali pada masa lalu masing-masing?