Story cover for Currently, Yours by kendallpotpie
Currently, Yours
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Feb 16, 2018
Mungkin Tuhan telah menulis sesuatu menggunakan pulpen dengan tinta biru tersebut. Pulpen yang Briar pinjam dari seseorang dan ia kira pulpen tersebut hanya berkontribusi sekali dalam hidupnya. Ya, ketika ia menggunakannya untuk mengisi form lamaran kerja. 

Namun ia salah, pulpen tersebut ternyata membawanya kepada seseorang.
 
Seseorang dengan iris kelabu nya yang terus mencari iris kehijauan Briar setiap kali keduanya berpandangan.

Seseorang bernama Mason Yeris..

Bajingan! Ia berbohong! Bukan, bukan itu namanya..

Tunggu saja sampai pulpen ini menuliskan identitas asli pria itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Currently, Yours to your library and receive updates
or
#54oldmoney
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Sangkar si Biru [On Going] cover
Mantan Ganteng Rese (LENGKAP, SELESAI) | SUDAH REVISI cover
Yang, Tertulis; BIRU PRAM FRASA cover
Elshanum & Albirru cover
Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta cover
Cerulean ✔ cover
Jejak bayang  cover
𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓  cover
Sebiru Langit cover

Sangkar si Biru [On Going]

8 parts Ongoing

Sean Biru Angkasa namanya, entah minggu ke berapa di tahun ini. Rasanya sesak sekali. Sudah berapa kali gadis itu menangis? Entahlah, pun, tak akan ada yang peduli. Sudahlah, sekarang waktunya tidur, kedua adiknya juga harus masuk ke kamar untuk istirahat. Tapi, hey! Bagaimana cara menghentikan ini? Air asin ini terus mengalir dengan bodohnya, dadanya terasa sangat sesak. *** Ini bukan sebuah awalan, tetapi pertengahan kisah. Entah sejak kapan ini dimulai, tapi kuucapkan selamat datang. Selamat datang di 'Sangkar si Biru' yang sudah berkarat. Credit Cover by. IG@be_zzyl00 ~Chapter dengan judul berbahasa Inggris adalah side story. ~Jika ada keterlambatan up, dikarenakan kondisi mental author yang tidak baik-baik saja saat menulis. Silakan follow akun ini untuk melihat progres pembuatan. Kisah ini diubah sebagaimana mestinya agar tidak terlalu menunjukkan aksi self harm, kekerasan, dan kegilaan. Selamat Membaca.