The Perfect Secret Princess [COMPLETED]

The Perfect Secret Princess [COMPLETED]

  • WpView
    Leituras 219
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mar 7, 2018
Kaylee Astrellia gadis sederhana dengan paras yang sangat cantik menjalani kehidupan seadanya dengan cara bekerja serabutan sejak ia tamat SMA. Namun tanpa ia sadari iya berasal dari keluarga yang tak pernah terpikirkan olehnya hingga kini. Hingga pada suatu hari kehidupannya berubah pesat dari wanita sederhana menjadi seorang wanita yang sangat sempurna.
Todos os Direitos Reservados
#7
melvin
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Beloved CEO : CEO Tercinta
  • Gairah Cinta Yang Membara🔥🔞
  • 2 Suami Ceo
  • AURORA
  • Nine Problems (END)
  • Say Yes, B*tch! ✓
  • Infinity love
  • The Royal Academy: Between Love and Destiny
  • Bad Love (Sudah di terbitkan)

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo