Bad Boy SMA

Bad Boy SMA

  • WpView
    Reads 5,580
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 31, 2018
Aldo berada didepan Rendi dan Faza memimpin jalan. Aldo sambil berbincang-bincang dengan Rendi dan Faza tidak melihat kedepan. BRUK Revaldo langsung menatap kedepan, matanya menatap cewek yang ia tabrak dengan buku yang sudah jatuh. Lalu cewek tersebut mengambil setumpuk buku yang terjatuh tanpa menghiraukan siapa yang menabraknya. Aldo yang melihat kejadian itu langsung ikut membantu mengambil buku-buku yang berserakan dilantai. Pas cewek tersebut melihat wajah orang yang menabraknya, dia langsung tau bahwa orang itu adalah cowok yang dijulukki 'Bad Boy' disekolahnya. Cewek tersebut langsung mengambil buku yang sempat diambil Aldo. "putli salju ketemu tama pangelan kodoknya aww" suara Faza yang dicadel-cadel kan. "ciee hadap-hadapan kayak mau akad aja jhahahaa" timpal Rendi disamping Faza. "Liatin terus gw. Udah puas?" kata Aldo berlagak sok ganteng sambil mengangkat alis kirinya. "Enyah sono lo dari hadapan gw!" sebal Finex, dia sangat jijik dengan cowok yang tampang-tampangnya sombong dan sok ganteng apalagi Bad Boy.
All Rights Reserved
#635
jutek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel(o)
  • Kami Sama Tapi Berbeda {END}
  • It's me, Fania (on-going)
  • I Think You Call This Love [END] S1 Story of Rei-Raka
  • Sweet Combat
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • SECRET
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Tomboy Vs Playboy(revisi)
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
Angel(o)

"Dasar cengeng, jatoh gitu aja nangis. Kayak bocah" ucap Angelo sambil berdiri di sebelah Fia yang menangis dan meringis kesakitan. Bukannya diam, gadis itu tambah mengencangkan tangisannya. "Diam. Berisik" ucap Angelo dengan santainya. **** "Lo itu cowok paling nggak peka dan super duper cuek. Tapi, kenapa gue sayang sama lo?" Ucap Fia dengan suara lantang dan membuat lelaki di depannya hanya bisa menatap gadis itu. "Gue butuh perhatian lo, Angelo" "Gue butuh lo peka sama apa yang gue rasain"

More details
WpActionLinkContent Guidelines