Dia?
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 25, 2021
Ini tentang dia yang selalu dirindukan. Terlihat nyata namun fatamorgana. Didekap oleh angan-angan. Apakah semua nya bisa kembali? Semoga perginya berujung kembali. Jangan ambil dia. Tampak tapi tak bisa diraih. Tertawa tapi tak bahagia. Ditemani oleh keheningan dan kesakitan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elegi Rasa : Pergi
  • AKSATA (SELESAI)
  • Sisi
  • Jatuh, Suka Lagi ?
  • Hiraeth'n
  • Poker Face
  • FATE [END] ✔
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • VANYA IS MY LOVE

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines