No Control : Why Be Normal ?

No Control : Why Be Normal ?

  • WpView
    MGA BUMASA 10
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Feb 18, 2018
First Publish. . . . No Control : Why Be Normal? 'Hati itu bodoh, ia selalu kalah dengan logika. Tapi sialnya, hati itu selalu benar jika dibandingkan dengan logika' - Alshena Geovani 'Youre loves a game? I'm youre Coach!' - Naufal Rizky Harahap. . . I HATE YOU, before I LOVE YOU. . AND I WISH COMEBACK TO 'I HATE YOU' . . . Pengarang : M A Ramdhani
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Into the Arms (TAMAT)
  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • CINTANYA AKU [ON GOING]
  • STORY OF ZARA
  • PLUTO
  • AREEN [the Queen of Azriel]
  • The Other You

Wanita kaku, keras, dan anggun. Bukan hal mudah saat ia hampir bisa move on dari cinta pertamanya, tetapi kembali dipertemukan dengan si cinta pertama. Meskipun nyatanya, hatinya selalu dimiliki si cinta pertama. Kalau begitu, terus berada di belakangku. Jangan mengikutiku. Jangan mendekat. - Larissa Salsabila *** Ketika laki-laki arogan dengan ego dan gengsi yang sangat tinggi, bertemu kembali dengan cinta pertamanya. Mengharuskan laki-laki itu menurunkan harga diri yang sangat ia junjung itu ke paling dasar, untuk kembali mengambil hati cinta pertamanya yang mati. Seperti kataku, aku akan berada di belakangmu ketika kamu butuh tempat bersandar. Tapi untuk selanjutnya, aku akan berdiri di sampingmu. Bersamamu. - Daris Anggada W. *** Warning! Beberapa part akan terdapat unsur 17++. Mohon kebijakannya dalam membaca.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman