Sacrifices | ✓

Sacrifices | ✓

  • WpView
    LECTURAS 290,992
  • WpVote
    Votos 29,425
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadConcluida jue, mar 19, 2020
WpInfo
Ficción
Paranormal
|HIGHEST RANKING: #29 IN WEREWOLF CATEGORY | "Jika kau tidak mau berkorban untuk mencapai apa yang kau inginkan, maka apa yang kau inginkan itu akan jadi hal yang harus kau korbankan." Kalimat itu adalah hal yang selalu diucapkan oleh Pamanku - Paman Timios. Saat itu aku sama sekali tidak paham akan apa yang diucapkannya itu - tapi saat ini - Aku paham. Aku adalah Ella Aster - seorang gadis Half-Blood dari Manusia dan Werewolf, dan disinilah aku berdiri dihadapan pilihan terberat dalam hidupku mengenai apa yang harus ku korbankan. "Setiap Pengorbanan tidak akan mudah untuk dijalani - karena itulah kita menyebutnya dengan Pengorbanan." Tapi - apa yang harus ku korbankan kali ini? Cerita kedua dari Werewolf Life Series karya Priscillangel - dan merupakan Sekuel dari Choices. Cerita ini bisa dibaca tanpa harus menyelesaikan Choices (Buku Pertama). Tapi tolong di ingat bahwa pada Sacrifices ini akan ada beberapa Spoiler dari Choices dan karena itulah Author sarankan untuk membaca Choices terlebih dahulu.
Todos los derechos reservados
#596
indo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • Dark+ Light
  • The Sacred Connection [TAMAT]
  • Bastard Imortal (tamat)
  • The Predicted Luna
  • Sniper Mate: Demon Blood
  • The Crescent Moon (Moon Series #2)
  • The Darkest Moon (Moon Series #3)
  • ...
  • MY LUNA IS A VAMPIRE [END-TAHAP REVISI]

Fantasy-werewolf "Apakah setiap serigala memiliki mate dari kaumnya sendiri?" Tanyanya. Dahi Arnold berkerut. "Tidak juga, ada beberapa dari mereka yang memiliki mate dari seorang manusia bahkan yang paling ekstrem dari bangsa vampire, meski hal itu sangat jarang terjadi-tunggu!" Arnold menegakkan tubuhnya. "Kau sudah menemukan mate-mu?" Tanya Arnold. Gabrielle terdiam, dalam hatinya tengah bergejolak. Arnold terkekeh. "Bagus kalau begitu, kau menemukan mate-mu lebih cepat, dibandingkan aku yang belum menemukannya. Kau bisa menghisap darahnya untuk bertahan." Kekehnya. "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle tiba-tiba membuat Arnold tersentak. "Mengapa?" Tanya Arnold. "Bukankah kau butuh dia untuk tetap hidup sebagai vampire?" "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle mengulang, membuat Arnold menyeringai. "Tentu saja."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido