Story cover for "THE WITCH NALEA" by gustiayu27
"THE WITCH NALEA"
  • WpView
    reads 47
  • WpVote
    Stemmen 9
  • WpPart
    Delen 1
  • WpView
    reads 47
  • WpVote
    Stemmen 9
  • WpPart
    Delen 1
Lopende, voor het eerst gepubliceerd feb. 18, 2018
Cover by me


Apa kalian pernah merasakan keingin tahuan yang berlebihan tentang suatu hal? 

Jika pernah, disaat seperti itu lah kalian akan menemukan sesuatu yang diberi nama dengan 'KEAJAIBAN'. 

Sesuatu yang pernah kalian pikirkan tidak bisa terjadi akan mendatangi kalian dengan sendirinya. 

Banyak teka-teki akan datang pada kalian tanpa penyelesaian dan kalian harus menemukan penyelesaian itu sendiri. 

Jadi, berpetualanglah bersama ku di dunia fantasi yang penuh fatamorgana ini ~Naleandra Chan.
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om "THE WITCH NALEA" aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
#4thewitch
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Canvas of Love (Tamat) door GaluhCahya8
34 delen Compleet
Berapa banyak pengorbanan yang harus kujalani demi mendapat pengakuan darimu, Ma? Itulah pertanyaan yang melekat erat, terpaku, begitu dalam di memoriku. Mama yang tidak mau memasukkanku ke dalam dunianya, memilih membuangku demi cintanya kepada keluarga baru, dan menjadikanku pengemis kasih sayang. Segala cara kulakukan agar terlihat pantas baginya, bagi Mama, hingga ajal menjemput. Hatiku beku, segala cinta yang kuharap ternyata sepihak saja. Namun, ada keajaiban lain yang mengirimku ke kehidupan baru. Kepada keluarga baru. Menjalani segala hal yang dulu begitu kudamba. Di sinilah keluarga yang tidak memaksaku memohon sesendok perhatian dan segenggam kasih. Aku tidak perlu mengemis sama sekali. Akan tetapi, segala yang indah pun memiliki akhir. Maut kembali bertandang, membawaku menjauh dari hartaku yang paling berharga. Kupikir aku akan benar-benar dikirim ke dasar kehancuran setelah dipisahkan dari cahaya mentari. Sumber kebahagiaan. Namun, hal aneh terjadi. Aku kembali ke kehidupan pertamaku. Ke neraka yang menempaku sebagai makhluk menyedihkan, manusia yang tidak punya harapan. Kali ini aku takkan bertindak bodoh. Sudah cukup mengemis perhatian Mama. Aku tidak butuh segala pengharapan palsu yang dulu mati-matian kuperjuangkan. Segala yang tidak ditujukan bagiku tidaklah penting. Sekarang aku akan menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak milikku, pilihanku, sebagaimana yang pernah diajarkan oleh keluargaku di kehidupan kedua. Aku bukan lagi seekor ngengat yang tergoda cahaya di malam hari.
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 9
Canvas of Love (Tamat) cover
Treachery cover
RAZVAN: KING OF DARKNESS (BOOK 1) cover
NOCEUR: LIGHTS cover
Aku Cuma Nyasar, Kenapa Jadi Penyelamat? cover
ALZEA (TERBIT)  cover
❬ ✓ ❭ Monde Invisible cover
Little Pierce [COMPLETED] cover
BYE, MANTAN! (TAMAT) cover

Canvas of Love (Tamat)

34 delen Compleet

Berapa banyak pengorbanan yang harus kujalani demi mendapat pengakuan darimu, Ma? Itulah pertanyaan yang melekat erat, terpaku, begitu dalam di memoriku. Mama yang tidak mau memasukkanku ke dalam dunianya, memilih membuangku demi cintanya kepada keluarga baru, dan menjadikanku pengemis kasih sayang. Segala cara kulakukan agar terlihat pantas baginya, bagi Mama, hingga ajal menjemput. Hatiku beku, segala cinta yang kuharap ternyata sepihak saja. Namun, ada keajaiban lain yang mengirimku ke kehidupan baru. Kepada keluarga baru. Menjalani segala hal yang dulu begitu kudamba. Di sinilah keluarga yang tidak memaksaku memohon sesendok perhatian dan segenggam kasih. Aku tidak perlu mengemis sama sekali. Akan tetapi, segala yang indah pun memiliki akhir. Maut kembali bertandang, membawaku menjauh dari hartaku yang paling berharga. Kupikir aku akan benar-benar dikirim ke dasar kehancuran setelah dipisahkan dari cahaya mentari. Sumber kebahagiaan. Namun, hal aneh terjadi. Aku kembali ke kehidupan pertamaku. Ke neraka yang menempaku sebagai makhluk menyedihkan, manusia yang tidak punya harapan. Kali ini aku takkan bertindak bodoh. Sudah cukup mengemis perhatian Mama. Aku tidak butuh segala pengharapan palsu yang dulu mati-matian kuperjuangkan. Segala yang tidak ditujukan bagiku tidaklah penting. Sekarang aku akan menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak milikku, pilihanku, sebagaimana yang pernah diajarkan oleh keluargaku di kehidupan kedua. Aku bukan lagi seekor ngengat yang tergoda cahaya di malam hari.