Last time

Last time

  • WpView
    Reads 80,269
  • WpVote
    Votes 3,456
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 8, 2019
WpInfo
Fanfic
Shawn Mendes
{ TAMAT&REVISI } Sebelum semuanya benar-benar berubah Bilan memilih menghentikannya membuat Akmal emosi dibuatnya. " Kamu yang mulai?! Tapi kamu juga yang mengakhiri?! Kamu ga tau apa betapa sakitnya aku saat kamu bilang jauhin kamu?! Kamu udah gila Lan!! Kamu gila!!! " teriak Akmal membuat Bilan menutup rapat matanya mencoba menahan air matanya yang mendesak " Kamu udah buat aku jatuh dihadapan kamu, dan sekarang kamu mau pergi gitu aja?! Hati kamu dimana Lan?!!! Aku udah berusaha tumbuhin rasa ini buat kamu! Dan sekarang kamu malah gini?! Kamu sebenernya mau apa sih dari aku?! Kamu cuma mau famous karena kamu sama aku?! Iya?! Jawab Lan?!!! " Akmal semakin tak bisa berfikir sekarang, emosinya sudah melebihi batas dan dirinya tak bisa mengendalikannya lagi. " Oh atau kamu emang gak bisa lupain cowok yang udah nyakitin kamu itu?! Iya?! Lan sadar! Aku ada buat kamu!! Kenapa kamu masih suka sama dia?!!! Kenapa?!!!! Aku emang bego udah percaya sama omongan ular kamu Lan " Dan saat itu juga Akmal pergi dari hadapan Bilan. Jangan tanya bagaimana perasaan Bilan, jujur ia sangat sakit saat berbicara itu pada Akmal dan ini bukan keinginannya. Tapi ini adalah kehendak tuhan, bahwa dirinya memiliki sesuatu yang cukup serius, dan itu tak bisa keluar dari mulut Bilan saat bersama Akmal. Rasa cinta nya sudah menguasai dirinya untuk menyembunyikan rahasia itu, rahasia yang seharusnya tak dirahasiakan. Rahasia yang menyangkut dengan hidupnya " Maaf Mal, tapi aku gak bisa ngomong sekarang " Dan tangisan Bilan pun pecah disana, ia tak kuat menahan beban tubuhnya sendiri sehingga ia terduduk disana. Sekali lagi, jika tuhan mengijinkannya ia akan membahagiakan Akmal, walau hanya sekali tapi Bilan akan sangat bersyukur karena itu. Tuhan pasti tau betapa bahagianya Bilan, jika memang tuhan memberikan waktu untuknya. ------- NO COPY!!!! Written by Orion_on Real fiction!!! Yes!!!!!! Inspirasi Dari film Uncontrollably Fond
Creative Commons (CC) Attribution
#33
akmal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Too Far to Hold [COMPLETED]
  • ALVANSA [Completed]
  • Melody Arthadiesa
  • No Longer Mate
  • KAY'S STORY
  • PROMISE
  • dimana janji tersebut
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • LOVE STORY QIANARRA
  • My Friend Is My Strength

[Proses Terbit] "Kamu sangat dekat hanya dalam mimpiku" Novel dua sudut pandang by Fifi Alfiana Alana You just can help someone that he wants to be helped. Trust me, semua orang yang berusaha membantunya akan gagal. I can't believe even to my self, kenapa bisa jatuh cinta padanya? Wingga Those who were damaged weren't fixable. Bahkan ketika sudah diperbaiki, tidak akan sama lagi. Coba saja pecahkan cermin, lalu kamu perbaiki. Yakin ketika kamu bercermin wajahmu tidak terbelah? Itu juga berlaku untuk hati. Setelah tersakiti, yakin kamu bisa jatuh cinta lagi? Ibarat iklan Beng-beng, Alana suka makan Beng-beng dingin, dan Wingga suka makan Beng-beng langsung. Satu di kutub utara, satu di hutan amazon. Alana bahkan merasa dia seperti anak kucing yang ingin mengobrol dengan jerapah. Bagaimana mungkin mereka bisa bertemu, bahkan sampai Wingga mampu menceritakan rasa sakit yang sudah dia pendam bertahun-tahun? Bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua, akankah cinta meluluhkan hati Wingga? Akankah Alana tetap berjuang untuk bersama Wingga? Ataukah justru Alana berhenti di tengah jalan, menyerah pada rasa cintanya sendiri? ___________________________________________________________________________ Halo readers tersayang! Perkenalkan, aku Fifi Alfiana, perantara kisah Alana & Wingga yang hendak kalian baca ini. Kenapa aku bilang perantara? Yah, bisa jadi di dunia ini secara paralel dengan tulisan ini dimuat disini, ada Alana-Wingga yang lain yang sedang melalui hal serupa. Dunia ini luas, sangat. Tapi kemudian dunia ini tetiba berasa kecil karena dengan komunikasi, segalanya terasa dekat. Kisah ini saya tulis bersamaan dengan perjalanan pengalaman saya kuliah (baca: main-main) di Korea Selatan. Sangat jauh di mata, tapi dekat di hati kan? Wkwk sowwy kalau lebays. Btw, you can drop a hello to me via: IG: @fifi.alfiana, Wattpad: @fifi_alfiana Let's be friends! :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines