cinta Yang Salah

cinta Yang Salah

  • WpView
    Reads 30,957
  • WpVote
    Votes 1,419
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 17, 2019
saat bersamanya aku merasa nyaman,, aku merasa dunia ku lebih berwarna,, aku bahagia,,, dan aku selalu ingin bersamanya,,, semua yang kita lewati terasa indah,,,tak ada keraguan untuk selalu disampingnya,,, suka duka kita jalani bersama,,,,kasih sayang,, rasa cinta begitu sempurna ia berikan padaku,,, jika ada kata yang bisa menggambarkan perasaan ku lebih dari rasa bahagia,, mungkin itu yang aku rasakan saat bersamanya,,, tapi,, saat apa yang aku rasakan dengannya tak bisa diterima yang lain bahkan semesta pun menolak,,, saat itulah aku mulai berfikir,, cinta itu benar benar buta,,, tak harus menggunakan logika,,, karena jika kita sudah merasakan cinta yang sesungguhnya,, kita cukup menggunakan hati kita untuk memilih,,, dan otak kita tak dibutuhkan lagi,,, up ulang guys karena setelah dibaca ulang , kata katanya tidak nyambung,,banyak typo ternyata😁
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Kamu
  • Tox(shit)
  • Anything For You
  • Just You [END]
  • why ?? (completed)
  • perasaan suka yang berujung asing
  • Amour
  • DEVIAN [END]

~FOLLOW SEBELUM MEMBACA~ bagaimana jika orang yang kamu suka malah berbalik suka sama saudaramu sendiri " kau pernah dengar phi? cinta tidak harus memiliki. saat kita melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita akan bahagia, sebaliknya jika orang yang kita cintai sedih maka kita akan terluka, disitulah cinta yang tulus diuji " - Earth " pikirkanlah phi , jika hatimu salah memilih jalan, kau melewati tujuanmu dan datang padaku. kau salah phi, tujuanmu bukan aku, tapi Earth " - Fluke " kurasa kita harus bersaing mulai sekarang, dan kuharap kau belum mencuri start "- ohm " hatiku pernah tersesat dan tidak tau jalan pulang, tapi kau menuntunku ke sini, ke rumahku. kau rumahku, terima kasih telah menungguku yang tersesat tak tentu arah ini" - Kao . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines