Aurelia Fernnata

Aurelia Fernnata

  • WpView
    مقروء 394
  • WpVote
    صوت 51
  • WpPart
    فصول 14
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أحد, أبريل ٢٢, ٢٠١٨
Aurelia Fernnata Seorang gadis yang polos, harus tersesat ditengah hutan yang rimba. Dan hutan itu memiliki berbagai mitos adanya Vampire, akankah Aurel bertemu salah satu vampire itu, atau malah bertemu dengan mahluk aneh lainya??. ===================================== "Hei, siapa disana," ujar Aurel dengan suara bergetar menahan ketakutan. Sejak awal Aurel, merasa ada seseorang yang mengikutinya, tetapi tak kunjung menampakan dirinya. Ketakutanya pun tak kunjung berhenti, karena mahluk itu tak kunjung menampakan dirinya secara nyata. "Kumohon, siapapun itu keluarlah," teriak Aurel dengan putus asa. Tiba-tiba mahluk kegelapan itu menghampirinya dan kegelapanpun menyelimuti Aurel, Aurel pingsan dan detik itu juga Aurel tidak mengingat apapun.
جميع الحقوق محفوظة
#143
hug
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • WEREWOLF : The Story Of Sylvester [Completed]
  • MY LUNA IS A VAMPIRE [END-TAHAP REVISI]
  • Darah dan Rembulan: Kisah Cinta Vampire dan Serigala
  • My Idiot Handsome Vampire
  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • My Precious Luna (END)
  • ALPHA'S DESTINY [ END ]
  • We Are Not The Same | Kim Taehkyun
  • AURA
  • Grateful from Painful

#1 in Serigala #1 in king #2 in Immortal [BOOK 1] Matanya membara menatap nyalang kearah Victoria croft, gadis bertudung merah yang ia temui beberapa hari lalu di inti jurang kematian. Ia telah mengorbankan separuh nyawanya untuk menolong gadis itu tapi dengan sangat tidak tahu diri gadis itu malah menolak dirinya mentah mentah dan meludahi wajahnya. Sungguh keterlaluan! Gadis itu harus diberi pelajaran. Sylvester menarik tubuh Victoria kearahnya lalu menghimpit tubuh kurus itu tidak tercelah. Ia sangat senang melihat mangsanya meringsut ketakutan di bawah kuasanya. Tapi kali ini berbeda. Gadis itu sangat berbeda. Tidak ada kata takut sedikitpun yang terpancar dari kilatan matanya. Ia terus memberontak bahkan hampir menampar wajah Sylvester jika pria itu tidak tepat untuk menangkis. "Lepaskan aku! Apa maumu?!" "Dirimu" [Wattys 2018, april 06] -Rafaefazelt-

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى