Sepetak kata

Sepetak kata

  • WpView
    Reads 3,661
  • WpVote
    Votes 344
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 3, 2019
(update setiaphari) Lama setelah semua yang terjadi, kau masih mengenalku sebagai orang yang sama, kan? Tetap ceria, bersemangat, dan selalu berusaha sama, persis dengan yang ada dalam ingatanmu. Tapi, sadarkah kau sekarang aku sedikit berbeda? Tentu, aku tahu kau tahu. Entah sejak kapan aku menjadi laki laki yang lebih sensitif bahkan pada hal konyol sekalipun.
All Rights Reserved
#712
asa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Goresan Pena
  • CERPEN (END)
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • Nasihat dalam Puisi
  • Sebuah Usaha Melupakan (Completed)

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines