Demam Aletta

Demam Aletta

  • WpView
    Reads 7,323
  • WpVote
    Votes 390
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 17, 2018
Chelsea Olivia namaku. Aku dipanggil Olivia atau Via,,, hehe. Hari ini aku akan pergi ke rumah Agatha. Agatha adalah sahabatku. Awalnya Agatha yang mengajakku pergi berkunjung ke rumahnya. Saat di rumah Agatha, kita main handphone, cooking experiment, dan lain-lainnya. Saat selesai melakukan hal-hal yang menyenangkan bareng Agatha, Agatha memanggilku yang sedang duduk di dekat kaca kamar Agatha. Agatha pun mendatangiku dengan menunjukkan handphonenya. Aku pun bertanya "Apa ini?", dan Agatha menjawab "Coba deh buka Wattpadmu, terus search cerita "Aletta" writted by @jenessa22. Aku pun segera mencari cerita tersebut. Saat aku nemuin cerita itu, aku langsung nanyain ke Agatha "Emangnyaaa.. Ini cerita apa?? Kok aku disuruh buka??", Agatha jawab "Udah! Baca aja laahh. Aku bener-bener yakin kamu bakal ketawa deh baca cerita ini😂. Udah dehh cepet bacaa". Aku pun langsung baca cerita "Aletta" writted by @jenessa22. Tak lama kemudian aku pun tertawa terbahak-bahak karena cerita ini. Aku nanya lagi deh ke Agatha " Eh Tha! Genre nih cerita apa??" Agatha jawab " banyakk.. Yg romantis, komedi, dan lain-lainnya
All Rights Reserved
#173
10
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • The Most Wanted
  • Cewek Agresif VS Cowok Polos (TAMAT)
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Choose You - PINDAH KE DREAME
  • LOVE STORY QIANARRA
  • AMNESIAL (END)
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • KEMARIN [END]
  • ghostly heartbeat [END]

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines