Story cover for nothing is impossible by PinkyyyStories
nothing is impossible
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Feb 19, 2018
Ranti membuka matanya. Ya... dia baru bangun dari mimpi indahnya. Lalu ia langsung melihat jam dinding di kamarnya, jam 07:30. WIB. Seketika ia langsung bangkit dari ranjang tidurnya. 'Ya ampun.. gue kesiangan lagi,' batinnya. Dia langsung bergegas mandi, dan bersiap-siap pergi ke sebuah perusahaan penerbit cerita. dengan tergesa-gesa ia menelfon sahabatnya.
"Hallo Lang, loe jadi kan antar gue ke perusahaan pernerbit?" Tanya Ranti.
"Aduh Ran, loe tunggu sebentar yah. Gue lagi antar kakak gue, yang mau lahiran," jawab sahabatnya.
"Aduh Lang, waktu gue itu cuma tinggal setegah jam lagi." Ranti sudah mulai gelisah saat ia kembali melihat jam.
"Gini deh, loe tunggu di halte bus. Lima belas menit lagi, gue jemput loe. ok," Galang memberi solusi.
"Ya udah, gue tunggu di halte," kata Ranti sebelum sambungan telepon di putus oleh Galang.
All Rights Reserved
Sign up to add nothing is impossible to your library and receive updates
or
#6ang
Content Guidelines
You may also like
Bawa Aku Pulang (End) by Rizardila
9 parts Complete
By a True Story Tentang dua anak muda yang menghabiskan waktunya bersama di masa putih abu-abu. -- Ponselku bergetar. Layarnya menyala terang. Nama Widya muncul di sana. "Za. Belum tidur?" Tanyanya dalam pesan itu. Aku melirik jam yang terdapat di sudut kanan atas layar ponsel, mendapati kini sudah jam dua pagi. "Belum, kenapa, Wid?" Aku bertanya balik. "Temenin gue teleponan dong! Gue enggak bisa tidur, nih." Sebenarnya, walau berada di kamar, aku sedang sibuk bekerja dengan komputerku. Namun, sejak mengenalnya delapan tahun lalu, aku selalu saja tidak bisa menolak permintaannya. "Oke." Balasku singkat sebelum akhirnya ponselku berbunyi, ada telepon masuk darinya. "Masih kerja?" Terdengar suaranya di sebrang sana. "Udah selesai, kok." Aku terpaksa berbohong. Padahal, aku mengesampingkan pekerjaanku untuknya. "Kenapa? Kok susah tidur? Emangnya mikirin apaan?" "Enggak tau, nih. Akhir-akhir ini, rasanya susah banget tidur cepet." "Lu kebanyakan tidur siang kali? "Bisa jadi, sih. Soalnya gue tidur bangunnya agak siang. Hahaha. Omong-omong, gue ganggu, enggak?" "Ganggu? Enggak, kok." "Emang lu lagi di mana, Za?" Tanyanya. "Di kulkas." "Hahaha." Ia tertawa. Aku selalu suka mendengar tawanya. "Serius ih! Lu lagi di mana?" "Di rumah, Wid. Kenapa, sih?" "Gapapa, nanya aja." Balasnya. "Oh iya, selain kerja, lu sibuk apa lagi deh akhir-akhir ini, Za?" Tanyanya padaku. Entah apa jawabanku atas pertanyaan itu. Yang jelas, aku bicara dengannya cukup lama. Mulai dari membicarakan soal kesibukan selain pekerjaan, sampai akhirnya membicarakan masa-masa SMA, dulu. Iya, Widya adalah temanku saat masih SMA. Aku mengenalnya sejak delapan tahun lalu. Aku ingat bagaimana aku mulai mengenalnya waktu itu.
You may also like
Slide 1 of 10
Vamp Prisioner cover
Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP] cover
Rannia√ cover
Arsyilazka cover
Bawa Aku Pulang (End) cover
[COMPLETED] 7 Days cover
Cinta Dikejar Deadline  cover
YOUNG CEO AND BAD GIRL cover
Saturnus,Uranus,Neptunus [BXB] [BL] cover
Bestie is Bad gril  cover

Vamp Prisioner

20 parts Complete

Ruangan gelap itu, bukan hanya membutakan matanya tetapi hatinya ikut terbutakan. Sosok tinggi, kekar namun tetap tampan ditambah harum tubuh yg khas dengan kayu-kayuan yang soft itu masih berdiri memperhatikan tubuh pria didepannya. Pria didepannya itu, terikat pada sebuah kayu yang kedua tangannya terbuka lebar, tidak berdaya dengan mata tertutup dan memperlihatkan setengah badannya yang terbuka. "dimanaa aku.. lepaskan tolong. Aku mohon, aku bukan orang kaya, aku hanya seorang yatim piatu. Tidak ada yang bisa kalian ambil dariku. Toloooongg" Pria manis dan tampan itu terus merintih meminta tolong, tapi tentu saja tidak ada yang mempedulikan Sosok yang sedari tadi memperhatikan hanya memperlihatkan smirknya sesekali, lalu dia berguman. "Akhirnya aku bisa menemukanmu pengantinku " ---------------------------------- haiii semua, ini tulisan pertamaku ya. Cerita ini murni dari imajinasi penulis saja, fiktif dan tidak bermaksud menyinggung manapun. tolong di perhatikan !!!!!! * cerita bxb * yang homophobic ga usah di baca ya * untuk dewasa, di bawah umur jangan coba-coba *menggunakan bahasa baku dan non baku (campuran, semoodnya penulis aja) *dibantu votenya ya.. biar author semangat nulisnya #mikefirst #bxb