Please, Make Me Happy

Please, Make Me Happy

  • WpView
    LECTURAS 38
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 19, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
"Kamu itu gak lebih dari cewek penggangu, berhenti ngikutin aku terus!" seru Alvin membuat langkah cewek itu terhenti. "Vin, sebenci itu kah kamu sama aku?" tanya cewek itu lirih. "Aku benci kamu. Sangat, sangat, sangat benci kamu, sampai aku berfikir seandainya hidupku gak ada kamu, mungkin semua akan lebih baik dari sekarang." ucap cowok itu penuh dengan penekanan. "Tapi kenapa?" cowok itu hanya menunjukan ekspresi yang sulit Cesa mengerti. Alvin berjalan menjauhi Cesa yang masih bergeming tak tau harus berbuat apa. Menahanya serasa percuma karna dirinya tak akan diangap lebih, melepaskanya juga begitu menyakitkan dan menunggu hanya menimbulkan rindu yang lebih menyesakan lagi. "Vin, aku harus apa?" guman Cesa pasrah.
Todos los derechos reservados
#69
rayhan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Z A L E R A
  • AURORA
  • F A K E ? [End]
  • My Little Princess
  • ADYRA
  • MY BOYFRIEND IS DEPUTY GANG LEADER
  • HUSBAND [END]
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Don't Talk About Money
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi

" Masalahnya playboy itu jabatan yang udah melekat sama gue "- alzi menarik dagu Vera mendekat padanya hingga jarak keduanya terkikis. Vera mundur selangkah agar jarak keduanya tak begitu dekat, namun sebelum melakukan itu alzi sudah lebih dulu menarik pinggangnya posesif hingga membuat keduanya saling bertatapan, " Ya bukan gue juga target lo selanjutnya "- " hmm, cantik "- puji alzi sambil mengusap keringat yang ada di pelipis gadis itu. " Lepasss! "- sentak Vera berusaha menjauh dari alzi. Cinta? Aku pernah mencintai mu sedalam lautan, namun kau sama sekali tak pernah peduli. Tapi disaat aku meninggalkan mu, kau baru menyadari apa itu arti Cinta yang kuberi. Aku tak pernah membencimu padahal kau berulang kali menyakitiku, aku tetap menyayangimu walau kau tak pernah mengetahui hal itu. kau penyakit sekaligus obat atas luka tersebut. Miris? Memang hidupnya sangat lah miris, banyak orang yang dekat dengannya, namun tak banyak yang tau apa masalah hidup yang dihadapi. Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani hidup ini, kemarahan hanya bisa disimpan sendiri, tak ada yang bisa mengerti kecuali dirinya. " Apa papa pernah mikirin gimana perasaan aku?"- " Aku juga capek pa, aku pengen hidup bebas kayak yang lain, aku pengen bahagia pa, apa cuma aku yang harus punya hidup semenyedihkan ini?"- Hatinya teriris, otak nya penuh dengan pikiran - pikiran berat, ingin sekali ia berteriak pada semua orang jika dirinya sedang tak baik - baik saja, namun ia harus tetap dipaksa untuk tersenyum.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido