We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Asyandra

Asyandra

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Asya Resta Aulia Gadis cantik yg memiliki senyum indah membuat orang senang melihatnya, namun sifatnya yang dingin membuat kebanyakan orang segan terhadapnya. Gadis yang terkenal cuek dan tak perduli dengan keadaan sekitar. Sampai seseorang datang di hidupnya menumbuhkan perasaan yg paling dihindari Asya, saling mencintai namun tak bisa memiliki. Permasalahan yg dihadapinya bukan hanya tentang cinta namun juga keluarga. Apakah hidup Asya akan sama seperti dulu, sebelum seseorang itu datang? "Maaf aku tak punya sayap, jadi tolong jangan membuatku terbang dengan harapan, sebab aku tak punya penolong jika akan jatuh dengan kenyataan nantinya". ~Asya "Maafkan aku yg ingin menetap, namun hanya bisa singgah. Maafkan aku yg membuatmu nyaman dengan tak adanya kepastian. Aku hanya ingin membuatmu tersenyum walaupun akhirnya aku juga yang akan menjadi penyebab senyummu hilang" ~Andra Ini kisah tentang harapan yang tak berujung pada kenyataan
All Rights Reserved
#99
cutegirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Falling On You [ Completed ]
  • Kenangan Bersama Hujan [Tamat]
  • Finding a Soulmate
  • Di Balik Bayang Asa
  • WHO ?
  • The Chance
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • Ketraka Mafy

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines