SOLDIER 1st Class part 1

SOLDIER 1st Class part 1

  • WpView
    GELESEN 16
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mo., Feb. 19, 2018
WpInfo
Belletristik
Fantasy
Namaku Zack Fair, Aku adalah seorang pasukan SOLDIER. Saat itu aku menerima pelatihan dari temanku Angea. Aku pun dengan semangat memulainya Memasuki ruang kontrol dan berteriak "yeahhh.....dengan ini aku bisa menjadi pasukan yang ku impikan yaitu SOLDIER 1st Class". Beberapa menit kemudian training pun di mulai dan aku di munculkan di kota Mako yang bernama Shinra dan melawan pasukan Shinra. Diriku pun bersuka ria saat mendapatkan pelatihan ini, diawali dengan bertarung layaknya soldier melompat konyol dan menyelamatkan warga kota sipil di Shinra.Tiba tiba ada behemonth yang muncul saat aku menyelamatkan warga sipil bersama Angeal. "Angeal pergi lah biar aku tangani ini sebuah makhluk mudah" sahut ku kepada Angeal. Angeal hanya mengeluh nafas saat melihatku dan tersenyum "Aku yakin kamu bisa temanku" Angeal berbicara padaku. Angeal pun meninggalkan ku dan saat aku bertarung dengan kucing raksasa. Dengan kemampuan aku yakin bisa melawatnya " Kau memilih lawan yabg salah kucing " dengan sombong aku berkata. Tampak dari jauh tiba tiba aku melihat sosok seperti yang di kagumi orang orang di kota dan ia bernama Sephiroth yang di juluki Hero Of SOLDIER FORMER. iya menyerangku dengan masamunenye yang panjang. walaupun ini pelatihan rasanya seperti nyata, pukulan, luka dan orang orang yang ku selamatkan. Seandainya aku mati di pelatihan ini Cita cita ku tidak akan sampai bahkan ibu ku akan merasa sedih karena anak laki laki kesayanganya mati." Erahhhaaaahhh Sephiroth aku tidak akan mengalah hyaaa..." semangatnya diriku, namun sephiroth memukulku pedangku hingga terbelah 2 dan sepertinya harapanku musnah. " Triingggg..... " saat ku liat ada pedang yang memblock pukulan Sephiroth aku pun dengan rasa takut " Zack....Zack mundurlah ini bagianku " sahut Angeal dari belakangku. aku pun mundur dan melihat Angeal bertarung dengan Hero FORMER SOLDIER. Mereka bertarung seakan akan seperti Cahaya. " teeeettt.teeeettt...." bell pelatihan pun berhenti, Angeal tersenyun padaku. Part 1
Alle Rechte vorbehalten
#382
teknologi
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lihat Aja Langit (Batch 1)
  • The Legend of Anventia : King Of The Abyss
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • *ೃAm I Antagonist˚༄.ch's. [Hiatus]
  • Dragon
  • Slave? I'm the princess!
  • My Duchess / End
  • Failure . ℅

Kekuatan petir fase ke-6 malam itu membuat dirinya kehilangan kekuatan lagi untuk menahan sakitnya dan membuat fase yang sebelumnya lenyap ditambah dirinya mulai terpental karena koordinasi tubuh yang berantakan dan semprotan darah dari perut yang terus menyembur selama dia di udara. Sial, apakah aku harus mati sekarang? Tapi, Rembulan malam ini indah juga ya, suasana dingin ini saja aku masih lupa, sejak tanding tadi...Pikir Reho yang sudah mengigau dan kesadaran yang mulai menurun. "Kak, Reho, jangan menyerah ya," sebuah suara dari gadis kecil berhasil membuat dirinya yang nyaris tak sadarkan diri itu melihat adiknya yang tersenyum manis padanya ditengah ladang. Tidak, mungkin aku dalam kondisi berat, tapi semangat tak boleh ikut berat, Hiya! Walaupun tak bisa berdiri atau merangkak, aku akan mengesot, walau aku tak bisa berteriak, aku akan berusaha, aku tak ingin susan mati sia-sia, aku masih harus membalas kematiannya, harus, harus, harus.... Teriak Reho dalam hatinya sambil terus menggerakkan tangannya walau anggota geraknya mati rasa, hingga saat tangan meloncatkan dirinya ketengah jalan itu. "Semangat Kak, ayo lebih tinggi lompatnya, ayo kak, sekarang harus 20 kali lompat ya kak," semangat susan yang melihat Reho yang memainkan lompat tali hingga 20 kali. "Yeay, akhirnya kakak bisa, jangan lupa latihan ya kak," senyum manis Susan yang dibalas senyuman manis Reho kecil, namun sebuah kata ditengah ladang itu, "Oke kak aku pergi dulu ya kak, aku tunggu kakak nanti ya disana," tunjuk susan ke langit diatas mereka dan tersenyum manis sambil terangkat dirinya, "Aku sayang kakak, Hati-hati ya kak, tetaplah hidup, nanti kita ketemu lagi kak, dadah kak," ucap Susan yang naik terus dari di tengah-tengah ladang itu. "Susan." #32 kepenulisan (26.03.21)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien