3A STORY (Ahkam Aban Azmi)

3A STORY (Ahkam Aban Azmi)

  • WpView
    Reads 88,908
  • WpVote
    Votes 4,455
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Azmi belum tau kak siapa yang satu kamar sama Azmi. oh iya! kyai tadi memberikan foto ini, katanya agar lebih mudah mencarinya. " kata Azmi sambil menyodorkan foto yang dari tadi di tangannya. Ahkam dan aban pun melihat foto itu. Dan ternyata itu foto mereka berdua. "Emangnya kamu masih belum nemu orang ini?" tanya Ahkam dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Iya, kak." Jawab Azmi polos "Terus kamu ngapain kesini kalo belum nemu orangnya? Huh?" Tanya Aban menahan kekesalannya yang memuncak. "Mau nanya ke kaka." "Emangnya wajah kami nggak sama?" Tanya ahkam sambil melihatkan foto itu di depan wajahnya. "Yaiyalah nggak sama, emangnya kakak kembar apa! " "MAKSUDNYA!! sama foto inii!!.." "Ohh.. Bilang dong dari tadi. Ya sama lah ka' orang yang di foto itu kaka berdua kok." ############################ Di Follow ya teman-teman...😊 Hanya cerita sederhana, saya juga masih pemula loh,,
All Rights Reserved
#15
syaban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Because I'm Stupid (End)
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • DeKaNa (END)
  • Xyzie Andrean
  •  Alna Untuk Aksa [END]
  • THE TRIO SHOLEH (END)
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines