NCT: Resonance of Dreams

NCT: Resonance of Dreams

  • WpView
    Reads 74,343
  • WpVote
    Votes 5,637
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
[REWRITE] "STOP, KITA UDAH FIX 25. GAK USAH NAMBAH LAGI. UDAH CUKUP BUAT GUAAAAA!!" -Lee Taeyong, Leader pusat yang sangat strong (stres tak tertolong). Ini kisah sebuah grup laki-laki di bawah naungan SM Entertainment. Dulunya, grup ini memiliki sistem 'unlimited members'. Namun, setelah dirilisnya kebijakan terbaru agensi, grup ini resmi menjadi 25 member dengan total unit 4 grup. Mereka adalah Neo Culture Technology atau NCT. Setelah kedatangan NCT Wish, member lama harus kembali menyesuaikan diri dan tantangan baru juga berdatangan. NCT Wish harus melewati rintangan yang berbeda dengan unit sebelumnya karena jarak debut mereka jauh cukup jauh dengan unit sebelumnya. Tantangan itu berhasil mereka lewati, namun konflik besar pun terjadi hingga konser full team tiba. Apakah Sang Leader pusat bisa menanganinya? Warn: Alur cerita fiksi dan 80% tidak mengikuti yang asli. ✰ Dipublikasi sejak 30 Maret 2018 dengan judul awal NCT SALAH GAUL dan dirombak sejak 30 Desember 2024 oleh heentegral. #1 - WayV [190125] #2 - Sion [080125] #2 - WayV [180125] #2 - SMent [270125] #3 - WayV [080125] #3 - SMent [150125]
All Rights Reserved
#564
sion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • [✓] Hug Me : Lee Haechan
  • Three Weeks | NCT Dream ft. WayV
  • MOON Volume 1 || NCT WAYV LOONA
  • He Is Sunshine | HH
  • SERENITY : GRADUATION ✔
  • Unintentional Error | | MINSUNG 🐈🐿️
  • Sasaeng || Haechan
  • BEM U ✔
  • Impostor✅ [REVISI]

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines