Story cover for SAVE ME. by dialogsemesta
SAVE ME.
  • WpView
    Reads 2,157
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 13
  • WpHistory
    Time 1h 38m
  • WpView
    Reads 2,157
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 13
  • WpHistory
    Time 1h 38m
Ongoing, First published Feb 19, 2018
Dava, siapa yang tidak jatuh cinta dengan cowok ganteng, kapten basket, popular dan juga tajir.  Hampir sebagian besar siswa siswi di sekolah mengenalnya, bahkan tidak jarang banyak cewek yang mengejarnya secara terang-terangan. Tapi tidak dengan Nadine. cewek yang  memiliki kepribadian  yang tertutup,pintar dan cantik, sama sekali tidak tertarik untuk mengenal pada cowok bernama Dava .

Sampai pada titik dimana akhirnya mereka di pertemukan pada insiden yang kurang menyenangkan membuat Dava tertarik untuk menjadikan Nadine sebagai incarannya.

Kata orang jatuh cinta pada pandangan pertama itu sangat mengesankan.
Cerita ini menceritakan tentang kisah cinta yang tidak berjalan mulus.
Tapi, pada akhirnya apakah mereka akan bersatu ?
All Rights Reserved
Sign up to add SAVE ME. to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Secret of September cover
Sampai Menutup Mata cover
Detak Jantung Aurora cover
Hingga Ke Penghabisan cover
ONE THING(END) cover
Nyanyian Sunyi Sang Sundayana cover
BAYANG DALAM MATA  cover
Kirana Kasih cover
Dilema bakwan cover
Dancing with Sadness  cover

Secret of September

3 parts Complete Mature

"kita gak bisa memilih kepada siapa kita mau jatuh cinta... tapi itu hatimu yang punya hak menentukan..." ucapnya lalu berdiri membelakangi Safana sambil menikmati air hujan. Luka itu belum hilang, dan entah sampai kapan bisa hilang. Setelah kepercayaannya kepada lelaki dikoyak begitu saja, rasanya sangat sulit untuk membuka mahligai hubungan cinta meskipun dia sudah berkali-kali mencoba. "kalau suatu saat aku beneran jatuh cinta sama Wahid... berarti aku akan jadi manusia paling patah hati di bumi..." ungkap Safana. Lalu berdiri di samping Rimba, Perkataan itu membuat Rimba sedikit bingung.