DIAM
  • WpView
    Reads 570
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 19, 2018
Di dalam cinta ada dua pilihan. Mencintai atau dicintai. Bagi seorang perempuan bernama Arlyana Saputri lebih memilih mencintai daripada dicintai. Karena ketika kita mencintai, hanya kita yang merasakan sakitnya tanpa mengorbankan perasaan orang lain. Walaupun sakit ketika melihat orang yang disuka dekat dengan orang lain selain dirinya. Tapi, ini resikonya. Resiko dari mencintai dalam diam. Kalian pilih yang mana? Cover by yurlitasr
All Rights Reserved
#2
ataya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Clandestine✔️
  • SINGGAH ✓
  • Langit dan Kenangannya
  • Loving in Silence [THE END]
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Namamu di dalam Namaku
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Tertulis Dalam Doa

[BEBERAPA PART DI PRIVATE FOLLOW UNTUK KESELURUHAN] Apakah diam adalah cara terbaik untuk mencintai? Aku belum tahu tepatnya. Apabila jawabannya iya, maka aku akan tetap pada posisi ini diam-diam mencinta, tanpa ada tanya, tanpa dusta, tanpa terka, tanpa pura pura. Hanya diam dan tetap selalu menyebut namanya di setiap doa yang terpanjat. Pun jika jawabannya tidak, aku akan tetap begini. Diam-diam mencinta. Entah ini cara terbaik atau tidak, karena ini adalah satu-satunya caraku untuk jatuh cinta pada apa yang ada padamu. ©2017 by louvingyou

More details
WpActionLinkContent Guidelines