CINDERELLA IN ONE NIGHT

CINDERELLA IN ONE NIGHT

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 20, 2018
WpInfo
Fanfic
RWBY
"Kamu harusnya tau, babu tidak akan pernah menjadi tuan putri. Jangan terlalu bermimpi menjadi Cinderella yang mendapatkan Prince Charming untuk memboyong-mu ke istana. Tempat mu itu disini." Kalimat pedas terlontar dari mulut ibu tirinya yang saat ini berbicara sambil memandang rendah Alexa yang menunduk membersihkan lantai rumah-nya. "Hei udik! Bangun." Alexa membuka matanya perlahan memperhatikan sekelilingnya, ia merasa tak asing dengan lingkungan ini. Alexa melihat kearah kanannya dan mendapatkan sosok Aidan yang menatapnya datar. Selamat bertemu dengan sicantik Alexa ~
All Rights Reserved
#31
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Annalisa]: The Crimson Theater
  • Bad Scene
  • DAKSA [END]
  • Marrying the Young Master
  • Cinderella Vs Pangeran Drama
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Gardenia | END
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • She is not CINDERELLA | RE-UPLOAD
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!

Ahhh ~Annalisa telah tumbuh menjadi remaja yang cantik jelita. Namun masa masa SMP yang penuh dengan penghianatan dan penolakan membuatnya tak bisa mempercayai orang lain lagi, ditambah sebuah insiden yang membuatnya harus mengalami depresi berat. Namun jauh dari itu semua terdapat sebuah perasaan yang tercipta dari segala insiden tersebut. Dan saat ini reuni sekolah yang berujung sebuah tragedi tak bisa lagi di hindari. Ini adalah awal dari sebuah misteri besar di balik pria bertopi abu abu. . . "Hei lihat aku! Aku di sebelahmu! Aku selalu ada untukmu" . . "Aku hanya ingin dirimu! Bukalah pintu hatimu untukku" . . "Aku tak akan pernah memaafkan mu Wijaya!" . . "Baiklah, sekarang nikmati permainannya" . . "Firo kau!" . . "Penghianatan, rasa iri, air mata, keterpurukan. Semuanya! Perlihatkan semuanya padaku"

More details
WpActionLinkContent Guidelines