Penikmat Lelah

Penikmat Lelah

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 4, 2018
"Karena aku adalah Air berapi Melewati rintang dengan berpencar kesegala arah tanpa mau menyadari tubuh ini sudah terluka.. Mengalir mengelilingi setiap sudut tempat tanpau mau tahu akan kata terjundari tingginya tebing.. Sadar atau tidak, biarkan.. Karna aku adalah air berapi yang terus merambat tanpa berfikir kata henti" Nama ku, Pelangi Mega Rahayu.. Bagaimanpun keadaanku, aku akan menjadi pelangi, yang memberi keindahan, memebuat orang lain bahagia melupakan sejenak kepenatan meski diri ini akan hilang.. Aku akan menjadi mega untuk kalian dan Menjadi Rahayu, untuk mu
All Rights Reserved
#969
teknologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi setelah Hujan (End)
  • Meeting First Love
  • Be Mine [Terbit]
  • Mahligai Sunyi
  • RANNA
  • Light Behind the Feelings
  • Time Release
  • SINGKAT
  • TWINS DISASTER (END)
  • Alena Story (END)

Aku merindukan saat-saat kita masih bersama tanpa mengenal waktu. Saat pertama kali kau mengajaku berkenalan dan danau menjadi saksi bisu bahwa persahabatan kita di mulai. Saat itu pula kau mengembalikan dunia ku yang hilang dengan kecerian yang kau berikan. Tanpa lelah kau tetap mengejar bermain di balik langit jingga sambil menikmati daminya air danau. Aku tetap ingat apa yang pernah aku janjikan pada mu. Pada saat hujan turun dan kau menangis tersedu-sedu karena kau takut dengan badai yang terjadi. Yaitu, aku akan tetap menjadi pelangi setelah hujan untuk mu. Kali ini aku tetap menjaga janji ku itu. Walau kau tak disampingku. Aku masih menunggu mu semdiri di danau tempat pertama kali kita berjumpa. Tempat bersejarah yang sangat berarti bagi kehidupanku. Apakah kamu tau saat ini aku sedang menunggu dan mencari keberadaanmu. Apakah kau meribdukanku seperti halnya aku merindukanmu? Aku harap kita dapat bertemu kembali dan kuciptakan pelangi setelah hujan untukmu. -Bryan Arreno Dwi putra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines