2WORLDS

2WORLDS

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2018
Ketika hati masih bimbang karna semesta sedang menghadapkanmu pada 2 pilihan antara bertahan atau melepaskan seseorang yang memiliki arti penting bagimu saat ini, lalu tiba-tiba datang seseorang dari masa lalu menawarkan perasaan yang dahulu pernah tercipta. ............................ Putri : "Dia siapa? Kenapa kamu gak bilang dari dulu kalau kamu menyukainya? Kenapa kamu membiarkan saya merasa kalau kamu memiliki perasaan yang sama untuk saya? Kenapa Kurnia?" .............................. Kurnia : "Maaf Putri. Biarkan saat ini kamu membenci saya karna rasa kecewa akibat pernyataan saya malam itu, suatu saat kamu akan mengerti alasan mengapa saya sengaja mematahkan hatimu. Yakinlah, ada bahagia yang sebenarnya sedang menantimu. " .............................. Andre : "Putri, maaf dulu saya pernah menyia-nyiakan kamu. Sekarang saya kembali untuk memperbaiki kesalahan saya. Apa kita bisa kembali seperti dulu?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA DOA DAN RASA
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • STAY or LEAVE | SURENE [END]
  • Air Jernih yang Menghitam
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • [1]C for B - (heaven on earth with you) CHANBAEK
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines