My Annoying Boyfriend

My Annoying Boyfriend

  • WpView
    LECTURAS 13,399
  • WpVote
    Votos 118
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 10, 2019
dia laki-laki pertama yang berhasil membuatku tersihir akan perkataannya, jatuh karena matanya, gila karena senyumannya. Aku sangat teramat mencintai dirinya. aku tidak perduli dengan omongan orang yang melarang ku untuk berhubungan dengannya. Namun quote yang kubaca selalu menjadi kenyataan, penyesalan selalu datang terlambat. Aku gagal dalam masa yang dimana seharusnya aku bahagia. andai ku tahu cinta itu hanya menyakitkan tak akan pernah kubiarkan hati ini mendekatinya. Dan tak akan pernah aku mau untuk melangkah ke jalan itu.
Todos los derechos reservados
#26
america
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Trapped By A Pervert
  • LOVE, LUST, & LIFE DEMANDS - A Wattpad Romance by DIAN NITA S.
  • Sang Hardaya
  • Salju Pertama di New York
  • Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]
  • is this Love (?)《Yu Zeyu》[✓] {REVISI}
  • Mencintai Nania
  • Ketika Cowok Patah Hati
  • Admire Or Love

[END] Anneth Andira Pramudya adalah seorang mahasiswa tingkat tiga yang tinggal bersama papanya di Sydney. Mereka pindah sejak Anneth berusia 13 tahun. Kedua orang tuanya bercerai dan Anneth lebih memilih mengikuti sang papa dan harus rela berpisah dengan mama dan kakaknya yang tinggal di Jakarta. Edward Andrew McCharter, pengusaha muda yang cukup berpengaruh di Sydney. Dirinya tak pernah merasa kekurangan materi sejak kecil karena bisa dibilang ia dibesarkan dengan sendok emas di mulutnya. Edward adalah gambaran pria idaman seorang wanita. Namun percayalah, pria itu tak pernah menjalin hubungan yang serius hingga usinya memasuki 29 tahun. *** "Can I hug you?" Bisiknya dengan suara lirih. Aku kembali menatapnya. "Sorry, I know we're stranger. I dont mean anything" ujarnya dengan cepat saat aku tak meresponnya. *** "Terima kasih. Tapi saya harap kamu akan melupakan kejadian ini. Dan jika suatu saat kita bertemu, saya akan menghargainya jika kamu tak mengungkit hal ini" ujarnya. *** "Saya yakin kamu bisa merasakannya bukan?" Bisik pria yang ada di belakangku. "You're a pervert Mr. McCharter" balasku membuat pria itu terkekeh . *** Penasaran dengan kelanjutannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido