Dilandra

Dilandra

  • WpView
    LECTURAS 535
  • WpVote
    Votos 84
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 22, 2018
Kamu tahu rasanya bagaimana ditinggalkan? Saya yakin sebagian besar pernah mengalami hal pahit itu, kecewa? Mungkin saja. Dan Dila adalah cewek kesekian kalinya yang pernah mengalami sakitnya ditinggalkan orang yang disayanginya. Trauma? Dila tidak tau, nyatanya ia masih merindukan sosok itu, ada butiran bening di pelupuknya sekali memikirkan teman masa kecilnya yang tega meninggalkan Dila, Dila yang polos hanya mengangguk mengerti saat seseorang berjanji kembali namun meninggali. Kini masa telah beralih, Dila sudah berpulih, meninggalkan jejak masa lalunya yang menyesakan, Dila sudah tumbuh dewasa, sudah tahu caranya melupakan. Masalahnya kini, sosok yang meninggalkan Dila telah kembali lagi setelah Dila mati-matian melupakan sambil membawa alasan. Kalau kamu seperti Dila kamu akan terus melupakan atau menerima kembali ?
Todos los derechos reservados
#279
relationshipgoals
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cerita Tentang Kita
  • Bara [REVISI]
  • Rätsel ( Revisi )
  • Disaster In Feelings
  • Raden
  • Nadhira
  • FANTASTIC
  • DELLA (END✔)

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido