From Logic To Magic

From Logic To Magic

  • WpView
    Reads 423
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 29, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Rank: #446 in Fantasy {April 17, 2018} -#817 in Fantasy {April 22, 2018} [Awesome cover by @Imelda_Priskila] "Kematian bukanlah akhir. Kematian hanyalah awal dari petualangan baru." Jayden merupakan seorang remaja yang gemar membaca, melukis, dan berlatih bela diri terpaksa karena kepribadian introvertnya. Di ulang tahunnya yang ke-17, tragedi mengenaskan menimpanya beserta keluarganya. Membuka kelopak mata, Jayden tidak menyangka sinar matahari yang akan menyapa dirinya pertama kali. Masuk sekolah bertema sihir? Check. Bertemu makhluk bertaring yang biasa ditemukan di cerita genre percintaan? Dan makhluk yang selalu menjadi budak bulan? Double check. Diajar beberapa guru yang salah satunya tak menahan diri mematahkan semua tulangnya? Triple check. Mencoba keluar dari zona 'aman' dan berteman dengan sebagian orang yang bukan manusia? Yah, setidaknya. Hal-hal ajaib yang akan Jayden hadapi nanti takkan membuatnya bosan sepenuhnya. *** Warning : Imajinasi author :v Semoga banyak yang suka :D No copas, paham? Salam. Penyuka Fantasi.
All Rights Reserved
#121
werewolf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE OUTSIDERS [END]
  • Element : Elemental High School {END}[Dreame]
  • Crystal Shield
  • Starlight [ complete ]
  • NOCEUR: LIGHTS
  • The Nobleeve : Ruinous Tracks
  • ANTIMA: The Denial  ✓
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • The Magic Stone: Crystalball [END]

[Draft Para Pendatang : ini adalah cerita awal dari tulisan saya selanjutnya, mohon maaf banyak kekurangan di cerita ini] ~One hope, Two warriors, Three destinies~ Platina, remaja perempuan berumur 19 tahun, bersahabat dengan remaja laki-laki sebayanya yang bernama Aren. Impian masa kecil mereka adalah bisa pergi ke dunia fiksi dan menjadi tokoh utama di sana. Seiring berjalannya waktu, impian ini perlahan mulai terpendam. Namun, bagaimana perasaan Platina dan Aren ketika mereka benar-benar dibawa ke dunia fiksi? Suatu dunia dimana bukan hanya ada manusia, tapi juga setengah manusia, bahkan bukan manusia sama sekali. Lalu, apa yang akan terjadi ketika tangan takdir mulai merengkuh jiwa dan raga mereka berdua, sebagai para pendatang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines