Actually, I Love You.

Actually, I Love You.

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 28, 2018
[ PRIVATE ] Clay's POV Oke, ini hanya cerita klise masa-masa SMA. Cerita cinta klasik yang aku alami di masa ini. Namanya Denta, kakak kelas aku, dia kelas sebelas dan aku kelas sepuluh. Kita berdua berada di satu sekolah yang sama. Aku menyukainya, sudah jelas. Semenjak sebelum aku dan dia berada di satu lingkup sekolah yang sama, aku sudah menyukainya, atau bahkan sudah mencintainya. Kita dekat, sangat dekat, iya dulu. Namun, sekarang? Entahlah kita bahkan terlihat seperti kedua orang yang tidak saling mengenal. Aku sendiri tidak paham apa yang membuat hubungan kita seperti ini, oh ralat. Bukan masalah hubungan ini, tapi apa yang membuat dia seperti ini. Ada orang ketigakah? Atau dia mulai bosan disaat kita belum sempat berada di satu ikatan? Ataukah dia yang datang padaku hanya saat rasa bosan dia sedang meluap saja? Entahlah. Yang jelas, dalam sebuah coretan-coretan singkat ini. Aku ingin menumpahkan semua yang ada dibenakku, di otakku, dan dihatiku melalui tulisan ini dan semua itu berasal dari satu sumber, yaitu kamu Denta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALFA [selesai]
  • Kelas A [End]
  • DEVIAN [END]
  • Tanda Tangan Kakak OSIS [COMPLETED]
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • My Friend and My Bestfriend
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • The Special Class

Aku telah jatuh cinta berkali kali.. Pada seorang laki laki yang melintas di depan kelas.. pada seorang kaka kelas yang bahkan tidak mengetahui nama ku.. Pada seseorang yang aku perjuangkan, tapi akhir nya ada jarak yang membuat dia tidak lagi mampu bertahan.. Entah mengapa semesta selalu punya cara untuk membuat ku jatuh cinta, dan merasakan patah hati lagi.. Aku sadar.. rasa sakit ini karna semua harapan ku dengan dia yang terlalu tinggi.. Aku pernah berharap, bahwa kita bisa bersama.. bisa bercanda dan tertawa bersama.. dan lagi lagi, ini cuma imajinasi ku saja..

More details
WpActionLinkContent Guidelines