BEST ENEMY

BEST ENEMY

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 17, 2019
Bagaimana ketika dua orang yang saling bermusuhan tinggal di rumah yang bersebelahan? ‎ Bagaimana ketika dua orang yang saling membenci selalu bertemu pandang setiap hari? Arkan selalu merasa risih karena hadirnya Aera. Begitu pula sebaliknya. Tinggal di komplek perumahan yang sama dan bersekolah di sekolah yang sama adalah hal terburuk bagi mereka. Tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. ‎..... "Jangan terlalu membenci karena benci dan cinta hanya dipisahkan oleh garis yang sangat tipis. Ntar jadi kayak gue."-Arkan Kai Danuarta "Gatau deh kenapa bisa jadi kebawa rasa. Gue saranin nih ya, jangan terlalu benci, ntar jadinya cinta." -Aera Andromeda
All Rights Reserved
#11
aera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Awas Jatuh Cinta
  • Friendzone
  • Behind Bullying [END]
  • AURORA
  • ALEAGAS [END]
  • Sincere (Nara)
  • Antara Pagar dan Perasaan
  • Imaginary Boyfriend
  • Benci Jadi Cinta [On Going]
  • Something Between Us

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines