QUOTES

QUOTES

  • WpView
    Leituras 12,589
  • WpVote
    Votos 225
  • WpPart
    Capítulos 71
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jan 22, 2021
Kalau baca,dapat pahala.ngeFollow, gak di jaminin surga.Dan jangan membaca sebelum ngeFollow.Masuk Neraka ! NB: 1.Sertakan #AK23 untuk mudah menemukan 2.Jangan follow IG @agusriadi_ak 3.Karya ini 100 % orisinil,kalaupun ada kemiripan itu karena kebetulan. 4.Saya bukan peniru yang baik,karena saya bukan aplikasi scan. Kalapun saya meminjam karya seseorang,pasti saya cantumkam nama empuhnya. 5.Boleh mengutip,di larang menjarah (tolong cantumkan nama pemilik karya),mari saling menghargai ☺
Todos os Direitos Reservados
#45
pendaki
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Terima Kasih (DALAM PROSES PENERBITAN)
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Do'a di Sujud Terakhir
  • Rahil : 𝘜𝘯𝘦𝘹𝘱𝘦𝘤𝘵𝘦𝘥 𝘐𝘮𝘢𝘮 ✔️
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • Assalamualaikum Calon Imam ✔
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • TERPIKAT CINTA ANAK PENDAKI [End]
  • Dear Muazin
  • Imam untuk Gladysa✓

Mohon maaf cerita ini saya ganti judul yang dulunya Terimakasih Abi Umi jadi Terimakasih. Ceritanya tetap sama kok hehe:-) Kalau yang belum paham ceritanya silahkan baca dulu yang judulnya Kamu Gus Ku, karena ini memang lanjutannya. Jadi wajib baca kalau mau tahu kelanjutannya. Jangan lupa vote, follow juga yaaa❤️ Kisah yang menceritakan tentang sebuah pilihan antara ego dan bakti yang sama-sama berat. Pilihan yang jatuh dari orang tuanya sangatlah memberatkan pun Azmi tidak bisa menolak begitu saja. Sedangkan pilihan hatinya juga tidak serta merta membuatnya menyerah untuk memperjuangkannya. Akankah Azmi dapat meraih semua keinginanya setelah ia bisa pergi mengejar cita-citanya ke Mesir? "Nak pilihlah yang sesuai dengan kata hatimu. Orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, tapi pilihan kita juga pasti terbaik," nasihat umi "Terima kasih, Umi. Akan Azmi pikirkan lagi," "Kami percaya padamu, tapi jangan pernah kecewakan Abi dan Umi ya, Nak," Seburuk bahkan sebaik apapun pilihan kita, orang tua akan selalu mendukung demi kebaikan dan kebahagiaan anak. Bahkan terkadang nyawapun jadi taruhannya demi anak. Maka dari itu berbaktilah selagi masih bisa dan belum terpisahkan oleh maut. "Katakan: Marilah kubacakan apa yang telah diharamkan kepada kalian oleh Rabb kalian yaitu janganlah kalian mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua." - (Al-An'am: 151)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo