Story cover for Mahesa [COMPLETED] by LiiaLy
Mahesa [COMPLETED]
  • WpView
    Reads 547
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 547
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
Complete, First published Feb 22, 2018
Berpartisipasi Valentine's Day Contest 2018 by: @indonesia

● ● ●

'Jika lebih dari seribu hari yang kuhabiskan untuk memperhatikanmu tak pernah terlihat olehmu, haruskah kusiapkan satu windu lagi agar kau menoleh ke arahku?'

                            --○○♡○○--

Pagi ini masih sama dengan pagi-pagi sebelumnya. Pagi dimana aku kembali menjalankan peranku sebagai pengagum rahasia. Pagi dimana aku selalu setia berjalan di belakangmu, menatap punggung dengan tas ransel hitam yang kau sampirkan hanya sebelah di pundakmu. Menyukai caramu berjalan dengan sebelah tangan yang kau masukkan ke kantong celanamu.

Dan aku yakin lima meter dari tempatmu sekarang, kau akan berhenti untuk mengambil dasi dari dalam tasmu, lalu memakainya dengan bentuk yang sama sekali tidak layak disebut segitiga. 

"Nah, benar kan." 

Aku juga yakin, sekitar tiga meter lagi kau akan merapikan seragammu yang sedari tadi tak kau masukkan. 

"Seperti biasa." 

Dan satu lagi, beberapa langkah lagi kau akan memasuki gerbang yang bertuliskan SMA BHAKTI MULIA di atasnya dengan huruf yang memenuhi lebar dari gerbang tersebut. Itu artinya kau akan menyisir asal rambutmu menggunakan jari-jarimu. 

"Tidak adakah hal lain yang di luar kebiasaanmu, Sa?" 

Aku tersenyum sendiri menatap punggungmu yang mulai menjauh dari radar pandangku. Netraku masih setia mengikuti langkahmu menuju ruangan yang bertuliskan XII IPA 1 di papan cokelat yang tergantung di atas pintu. 

"Sampai kapan aku menjadi pengagum diam-diammu, Mahesa Adhitama? Apakah mungkin suatu saat nanti, seorang Annasya Leonna ini bisa berjalan di sampingmu? Tidak seperti selama ini yang hanya bisa berjalan di belakangmu."
All Rights Reserved
Sign up to add Mahesa [COMPLETED] to your library and receive updates
or
#13valentinescontest2018
Content Guidelines
You may also like
Mine [SELESAI] ✔ by Iputry
39 parts Complete
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
DAKSA [END] by StarNight_SF
46 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
AKSELIO (TERSEDIA DI SHOPEE) by trislanggi
8 parts Complete
[FASE 1; CHAPTER TIDAK LENGKAP UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN] "Luka yang sudah menganga sejak awal ternyata tersimpan rahasia begitu banyak dan tak ada ujungnya." Permasalahan mereka bukan hanya tentang hubungan percintaan remaja biasa, tapi sekolah, keluarga, rahasia, dan kebencian terpendam yang menjadi tanduk akar segala peristiwa. Obsesi besar menghancurkan segala kehancuran awal yang sudah menjadi tekanan. Lari bersama teka-teki tak berujung, menimbulkan luka baru di atas luka lama yang tidak akan pernah kering. Akselio Kastara Nalendra dan Brianna Arabella. Dua manusia yang sejak lama saling terikat, tapi benang merah tak ada habisnya mereka tarik. Semakin kusut, semakin runyam, semakin banyak menaruh luka. Kesakitan dua insan manusia yang ingin berakhir bahagia tapi dunia seolah menguji mereka begitu hebatnya. Tekanan, pelarian, jebakan, entah berantah bersama bahagia yang tidak mereka temui sama sekali. Kisah mereka seolah tak sesederhana yang orang bayangkan. Mereka yang berhasil masuk adalah orang-orang terpilih yang mampu memecahkan segala permasalahan yang ada. Selamat datang di dunia Akselio dan Brianna. Kisah rumit tetapi sederhana akan menemani kalian dengan dua tokoh utama yang tidak akan pernah kalian tebak. Cerita ini BERBEDA dari kebanyakan. Sistem sekolah yang membedakan Kelas Unggulan dan Kelas Umum. Munculnya sebuah perkumpulan besar di SMA GARTA menjadi boomerang bagi semuanya. _________________________________________ [SEGALA MACAM PLAGIAT/PENJIPLAKAN/TIRUAN HARAP MENJAUH] START : 6 September 2021 REVISI : 25 Desember 2022 TAMAT : -
You may also like
Slide 1 of 9
IGNITES  cover
Aku Takut Dicintai  cover
NYAMAN [Proses Revisi] cover
SI TAMPAN AERO  cover
GASA [end] cover
Mine [SELESAI] ✔ cover
DEVIAN [END] cover
DAKSA [END] cover
AKSELIO (TERSEDIA DI SHOPEE) cover

IGNITES

80 parts Complete

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮