kita
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2020
Aku tidak pernah punya keinginan lebih selain melihat orang yang kusayangi bahagia. Sekalipun aku harus mengorbankan segala yang aku punya. Tapi sekarang, setelah bertemu dengan pengacau satu itu -Gana-ssi−, aku jadi menginginkan banyak hal. Ingin selalu bertemu dengan dia misalnya. −Gana Clarkson menurut Karamel Gelato Aku terkenal, tampan, berbakat, kaya, dan digilai kaum hawa. Seorang DJ dan juga Aktor. Lalu, apa lagi yang kuperlukan? Oh, iya. Karanie! Begitu mengingat gadis itu, aku juga jadi ingat kalau dialah segala yang kuperlukan dalam hidup. Aku perlu mendengar suaranya. Aku perlu mendapat omelan sarkas darinya. Dan... ...aku perlu melihatnya agar aku tidak usah merindukannya sampai rasanya aku hampir gila. −Karamel Gelato menurut Gana Clarkson *** Diawali dengan pertemuan pertama yang sangat tidak mengenakkan, kisah mereka berlanjut dengan rumit dan tidak beraturan. ***
All Rights Reserved
#56
loveable
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Geanna[Lengkap]
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • My possesive boyfriend
  • Revenge Love
  • KALINDRA
  • CLARISA [END]

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines