Secangkir kopi Hitam

Secangkir kopi Hitam

  • WpView
    LECTURES 1,094
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., nov. 19, 2018
Seperti kalian, dia hanya siswi SMA biasa, namun kisah hidupnya berbeda dengan kalian Rinai. Satu kata berjuta makna, ada yang mengartikannya sebagai teman hujan, ada juga yang mengartikannya dengan sebuah kebahagian, tapi Rinai ia hanyalah dianggap sampah Senyum kebahagiaan yang selalu terpancar di wajahnya, dapat mudah tergantikan dengan tangisan pilu saat ia sudah berada di tempat yang orang sering bilang istana Bagi Rinai, rumahnya tidak jauh beda dengan neraka, Ia hanya akan dapat merasakan kesedihan disana, ia rindu peluk hangat seorang ibu, ia rindu ayahnya Kesedihan yang dialaminya, dapat ia tutupi kala ia bertemu dengan Juna. Cowok humoris yang selalu menenangkannya jika sedih, cowok yang selalu menghapus airmatanya saat tidak sengaja jatuh. Bagi Rinai Juna adalah dewa penyelamatnya, Rinai sangat suka jika bersama Juna. Tapi saat ia bersama Juna, ada sepenggal masa lalu yang tidak sengaja tertinggal, hingga datang lagi dan berusaha melawan takdir dengan menghancurkan hubungannya. "Secangkir kopi hitam, gue ingin lo seperti dia." "Kenapa?" "Dia tetap tenang, dikala semua orang menjauhinya karena rasanya pahit. Walaupun begitu, pekatnya masih tetap melekat tidak pudar. Nai.. Kalau memang nanti semua orang menjauhi lo karena masa lalu lo yang pahit, ada gue, gula yang akan membuat kopi hitam lo menjadi manis."
Tous Droits Réservés
#4
cintasebenarnya
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • IGNITES (END)
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • THE RAIN
  • Lingga [SELESAI]
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • ALEYA~~
  • Sour Seventeen
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Padi & Jagung✓

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu