Bahagia Bersama Mu

Bahagia Bersama Mu

  • WpView
    Reads 93,137
  • WpVote
    Votes 4,700
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 26, 2020
WpInfo
Fanfic
Perjuangan hijrah seorang gadis yang bernama Putri Embun Azzahra dulunya terkenal sangat di manja kedua orang tuanya karna dia adalah anak tunggal, dia di sekolah memiliki 3 orang sahabat yang setiap kali putri membuat masalah pasti dikeluarkan dari sekolah dan mereka bertiga juga ikut pindah sekolah, Putri dan teman temnanya ini terbilang adalah anak anak yang sangat membangga banggakan harta orang tua mereka. Karna putri melanggar peraturan abinya akhirnya putri dipindahkan dimana ketiga temannya itu tidak bisa mengikutinya lagi. Tempat apa itu ? Itu adalah pondok pesantren, keputusan terakhir abi nya hanya itu agar anak satu satu nya itu menjadi anak yang sholehah dan bisa menjadi kebanggaan mereka. Karna keputusan itu, hidup putri pun 99% berubah.
All Rights Reserved
#7
hafidzulahkam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arwa'ul Qulub (BERSAMBUNG)
  • Ta'aruf dalam Sunyi
  • LAKI-LAKI MASJID (END)
  • Skenario Allah✔[End]
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Sebuah Takdir
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Assalamualaikum Cinta

Nura Yasraa Assyairii, gadis mungil dengan tinggi hanya 145 cm, kulit kuning langsat yang lembut seperti rembulan, dan sepasang mata hitam bulat yang memancarkan pesona tak terdefinisi. Ia adalah anak kedua dari keluarga yang kaya. Tumbuh di tengah kasih sayang dan harapan besar orang tuanya. Di balik senyum cerahnya, Nura menyimpan ribuan cerita,tentang prestasi yang membanggakan, juga tentang tingkah laku nakal yang tak pernah habis diceritakan oleh guru-guru dan teman sebayanya. Bersama lima sahabat karibnya : Naomi yang telah 10 tahun bersamanya, Arisha si yang tidak bisa menangis , Zunaira yang berani, Cyra si toxic , dan Malaika yang berfikir kritis. Nura menjalani hari-hari penuh warna. Persahabatan mereka terjalin erat seperti simpul tak terurai, tumbuh dari pertemuan yang tak disengaja menjadi ikatan yang tak tergantikan. Namun, dunia mereka tiba-tiba berubah ketika satu keputusan orang tua meruntuhkan kenyamanan yang telah mereka bangun keenam gadis ini harus tinggal dan menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren yang dikenal akan kedisiplinan, aturan ketat, dan hukuman yang tegas. Dunia yang asing, dunia yang tidak mereka kehendaki. Bukan tanpa perlawanan, mereka pun mulai berulah. Segala cara mereka tempuh untuk menunjukkan ketidaksetujuan dari keusilan kecil hingga kenakalan yang membuat para pengurus pondok geleng kepala. Namun, di balik kenakalan itu, tersembunyi jeritan hati anak-anak yang masih mencari jati diri dan tempat untuk dimengerti. Pondok pesantren bukan hanya tentang hafalan dan doa, tetapi juga tentang perjuangan menghadapi diri sendiri. Apakah enam gadis ini akan mampu menerima takdir mereka? Mampukah persahabatan mereka bertahan di tengah cobaan dan aturan yang mengekang? Atau justru pondok ini akan menjadi awal dari lembaran baru dalam hidup mereka,tempat di mana mereka menemukan makna sejati dari kedewasaan, iman, dan persahabatan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines