RELOKA

RELOKA

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 23, 2018
Pitaloka mendengus sebal, sedari tadi Reka terus memandangi dirinya. Reka tak henti-hentinya tersenyum melihat wajahnya. Membuat Pitaloka jadi salah tingkah, meskipun dirinya fokus pada ponsel tapi tetap saja dia tidak ingin diperhatikan seperti itu. "Apa?" sentakan Pitaloka berhasil membuat Reka berhenti menatapnya. Reka kembali menatapnya. Dia tersenyum. "Kurangin liat layar ponsel. Banyakin liat muka aku!"
All Rights Reserved
#311
icegirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Feathers
  • Only You [Slow Update]
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Aderaga [ON GOING]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Vericha Aflyn ✔️
  • DAKSA [END]
Feathers

Matahari tersenyum riang, menyapa pagi yang masih berembun, seorang gadis masih tertidur pulas dengan selimutnya tak lupa dengan dekapan lengan yang masih setia melingkari pinggangnya Sedangkan sang empu tangan hanya menatap gadisnya geli, sepertinya gadisnya itu memang menetapkan dalam hatinya untuk tidur pulas Dengan usil cowok itu memainkan surai hitam gadisnya, lalu jemarinya turun menyentuh kelopak mata gadisnya yang masih setia terpejam, merasa terganggu, gadis itu membuka matanya "Pagi!" Gadis itu hanya melirik sekilas sebelum ia kembali menyurukkan wajahnya pada dada bidang Rega, Rega hanya tersenyum sekilas sebelum ia kembali mengganggu tidur gadisnya itu "Hei bangun! Tidur mulu ih!" Kata Rega sembari iseng memainkan hidung gadis itu "Jangan ganggu, gue mau tidur lagi" Katanya lebih seperti gumaman teredam oleh dada bidang Rega Yuk kepoin cerita mereka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines