Aku yang Bertahan

Aku yang Bertahan

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 1, 2018
Ini adalah cinta kita. Iya kita antara aku dan kamu.. Tapi sayang yang bertahan di sini hanya aku, mengapa kamu tidak? Atau kamu tidak menginginkan hubungan ini tapi mengapa kita di pertemukan.. Seribu cibiran orang tentang aku bodoh, aku gila cinta, aku gk sayang diri, aku hanya tukang ojek kamu. Tapi mau gimana lagi? Yang nama nya sayang itu susah buat di pisahin. Memang kebanyakan perempuan yang sesalu mempertahankan hubungan di akhir, tapi sekali ini saja kamu rasain sakit nya seperti apa aku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAKA
  • School of Broken Minds
  • Juan [REVISI]
  • Pulang Tanpa Kembali
  • ARKANAEL [COMPLETED]
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • AMERTA : The Last Embrace
  • MELEPASMU
  • Ghea & Ran
RAKA

Raka cuma cowok biasa, dengan hidup yang penuh omelan guru, PR numpuk, dan sahabat sahabat cowok ganteng yang aneh-aneh kelakuannya. Tapi hidupnya berubah waktu dia jatuh hati sama Nayara kakak kelas satu tingkat yang dikenal dingin, judes, dan selalu berhasil bikin Raka speechless tiap kali ngobrol. Sayangnya, Nayara tumbuh di bawah tekanan orang tua yang strict dan aturan hidup yang ketat. Raka bukannya nggak mau ngungkapin. Dia cuma ngerasa belum pantes. Tapi dunia nggak pernah nunggu orang ragu. Nayara pun akhirnya memilih cowok lain seseorang yang lebih pasti, lebih berani. Dari situ, semuanya berubah. Tawuran pecah, persahabatan diuji, dan kenyataan jadi tempat paling pahit untuk berdiri. Tapi di balik semua kekacauan itu, ada tawa yang bikin nyengir sendiri, ada momen yang bikin dada sesek, dan ada air mata yang jatuh diam diam. Ini bukan cuma soal cinta yang terlambat. Ini cerita tentang keberanian, kehilangan, dan seseorang yang akhirnya sadar: Kadang, kesempatan cuma datang sekali. Dan waktu nggak pernah janji bakal ngasih ulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines