SUNRISE EMAS

SUNRISE EMAS

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 23, 2018
"Summit attack bukan tujuan utama kita, aku tidak kuat lagi. Aku akan menunggumu disini sampai kau kembali." Alvin menarik nafasnya panjang. Ia menggenggam erat tangan Vania. "Cukup aku sampai pada batas vegetasi ini. Melihat siluetmu, sudah golden sunrise untukku. Tersenyumlah saat di puncak atap Jawa Tengah ini. Biar langit yang melihat golden sunrise ku tersenyum."
All Rights Reserved
#1
gunungslamet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In The Sunrise
  • Titik Nadir
  • About Your Existence [TAMAT]
  • Climber Couple
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • SUMMIT ATTACK [Selesai]
  • SHARAZA (TAMAT)

"Aku boleh minta sesuatu?" "Apa?" "Katakan bahwa kau mencintaiku!" "Tidak akan" "Kenapa? Apakah aku yang selama ini salah menilai bahwa kau mencintaiku?" "Penilaianmu tidaklah salah, aku hanya tidak ingin mengucapkannya. Aku ingin kau bisa merasakan itu semua melalui tindakan, bukan dengan ucapan yang sewaktu-waktu akan berubah dimasa depan" Kamu. Satu hal yang sudah sangat melekat dalam hidupku. Dan akan terus menjadi seperti itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines