ROSE
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 2, 2019
"Kenapa diem?jawab aku! Mi aku udah pernah bilang kalo ada masalah atau apa bilang ke aku, aku nggak akan marah atau batesin hak kamu, kita cuma pacaran hak aku ngebatesin kamu apa, mungkin aku nanti nya cuma kasih saran, yang nanti nya bakal kamu dengerin yah syukur, nggak juga nggak akan jadi masalah buat aku, kamu kenal aku udah lama mii" Rose...Aku minta maaf pliss, aku sayang sama kamu, kenapa aku nggak bilang ke kamu karna aku nggak mau ngelibatin kamu sama masalah ini, dan ini juga masalah temen aku jadi yaudahlah " jawab Romi "Terserah kamu mau bilang apa, I don't care mii, aku udah kecewa dan sekarang kamu bilang 'yaudahlah', stop hubungin akuu!!"
All Rights Reserved
#287
sweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • BAD GIRLS❌BAD BOYS
  • ANELKA CALVARY
  • Viona Allexa Miller
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Nothing Like Us [rosekook]
  • Tingkat Tiga
  • DIKANESHA
  • Bad Papa

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines