Dear Diary (My Blue)

Dear Diary (My Blue)

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Sep 29, 2018
Disya seorang gadis SMA terpencil, pemalu, tak bergaul dengan banyak teman. Siapa sangka setelah pertemuannya dengan Reyhan, Reyhan Al Azid lengkapnya, kelakuannya berupa 180 derajat. Seolah menemukan cahaya baru dalam hidupnya, harapan baru, dan mimpi baru yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain. Tuhan terlalu sayang padanya. Hingga cobaan hidupnya datang tak pernah henti. Seolah sedang mepermainkan hidupnya, atau mungkin takdir sedang menertawakannya "Percayalah, semua terjadi karena sebuah alasan. Kita hidup dalam skenario-Nya. Baik dan buruk, hanya Dia yang Maha Tahu Segalanya"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • One Day With Linka (COMPLETE)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Belajar Mengikhlaskan
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • RENJANA DERANA [END]
  • Raden Aluna
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Dear Natasha

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines